Rabu 13 Oktober 2021, 10:42 WIB

Telan Rp2,5 Miliar, PUPR Segera Rampungkan Rusun Ponpes di Tasikmalaya

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Telan Rp2,5 Miliar, PUPR Segera Rampungkan Rusun Ponpes di Tasikmalaya

Ist/PUPR
Salah satu Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) yang rampung dibangun Kementerian PUPR.

 

KEMENTERIAM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera merampungkan Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Ulum untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan Keagamaan Islam di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pembangunan Rusun Ponpes Hidayatul Ulum mulai dikerjakan sejak Juli tahun ini dengan target selesai Desember mendatang. Pengerjaan bangunan tersebut memakan waktu 180 hari dengan kontraktor pelaksana PT Rimba Raya Utama dan anggaran melalui APBN 2021 senilai Rp2,5 miliar.

"Dengan dibangunnya rusun ini diharapkan dapat  membantu para santri untuk mendapatkan asrama yang layak selama proses belajar mengajar dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia," kata Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dalam keterangannya, Rabu (13/10).

Fasilitas pendukung ponpes ini dibangun 1 tower 2 lantai tipe barak dengan kapasitas untuk menampung sekitar 60 santri. Saat ini progres pembangunannya dalam tahap pemasangan bata ringan lantai I, kolom praktis 11/11 lantai 1, dan pekerjaan beisting ring balok lantai dakdak dengan realisasi fisik keseluruhan 41%.

Kepala Balai Pelaksana Wilayah Perumahaan Jawa II, Ditjen Perumahan Kiagoos Egie Ismail mengatakan pembangunan hunian vertikal di Kota Tasikmalaya ini menjadi solusi bagi pondok pesantren yang memiliki keterbatasan lahan.

"Pembangunan rusun ini sekaligus pemberdayaan masyarakat karena pekerjanya dari masyarakat sekitar. Untuk tenaga kerja 10 orang pekerja dan 1 mandor," ucapnya.

Dia menerangkan, rusun tersebut telah dilengkapi dengan meubelair berupa tempat tidur, lemari, dan meja belajar sehingga dapat menjadi tempat tinggal serta mendorong semangat para santri untuk belajar dengan baik.

Untuk menambah kenyamanan para santri selama tinggal di rusun, Kementerian PUPR juga menyediakan bangunan rusun dengan berbagai fasilitas seperti air bersih, instalasi listrik, dan sarana prasarana sanitasi.

"Kami dari pihak Pondok Pesantren sangat terbantu karena berangkat dari pengalaman sebelumnya untuk satu kamar bisa dipakai 10 orang, padahal kamarnya hanya 5X4. Adanya rusun ini bisa langsung dipakai untuk menampung para santri, yang setiap tahunnya ada sekitar 130 santri yang masuk," kata Pembina Ponpes Hidayatul Ulum Nanang Qosim. (Ins/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Adeng Bustomi

PKS Tuntut Pemerintah Lindungi Petani Ayam Petelur

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 09:19 WIB
Harga telur yang rendah membuat peternak tidak mendapat untung. Harga telur dari petani hanya Rp18 ribu atau sesuai biaya...
Dok. Pribadi

Presiden Apresiasi Perusahaan Berkinerja Ekspor Baik 

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:30 WIB
“Saya menyampaikan selamat kepada para eksportir Indonesia penerima penghargaan Primaniyarta. Bapak ibu telah membantu percepatan...
Antara

Kementerian Perindustrian dan Pemprov Jabar Bawa Industri Halal hingga Ekonomi Kreatif ke Dubai Ekspo

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:28 WIB
Pememprov turut meramaikan Paviliun Indonesia dengan memamerkan produk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya