Selasa 12 Oktober 2021, 20:38 WIB

Lelang Tujuh Surat Utang, Pemerintah Raup Rp8 Triliun 

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Lelang Tujuh Surat Utang, Pemerintah Raup Rp8 Triliun 

Antara/Nova Wahyudi
Ilustrasi pembelian Surat Utang negara

 

PEMERINTAH meraup dana sebesar Rp8 triliun atas pelelangan tujuh Surat Utang Negara (SUN) yang dilakukan pada Selasa (12/10). Dana tersebut lebih rendah dari target yang sebelumnya dipatok di angka Rp12 triliun. 

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan menuturkan, penurunan target nilai lelang didasari pada membaiknya perekonomian dan penerimaan negara. 

"Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp8 triliun. Penurunan target lelang tersebut dilakukan seiring dengan membaiknya realisasi penerimaan negara serta optimalisasi belanja negara dan pembiayaan non utang, sehingga defisit anggaran diprediksi lebih rendah," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10). 

Deni bilang, pada pelelangan kali ini incoming bids terhadap tujuh SUN mencapai Rp50,15 triliun. Bid cover to cover ratio pada lelang tersebut juga menjadi yang tertinggi di 2021 yaitu sebesar 6,27 kali. 

Baca juga : Ekonom Sebut Masih Ada Ekspor Bijih Nikel pada 2020

Pelaku pasar, lanjut Deni, masih terfokuskan pada kenaikan harga komoditi dan energi yang berpotensi memberikan dampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan di Amerika Serikat. Selain itu, kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun hingga ke level 1,6% menahan penurunan yield SUN walaupun terdapat penurunan supply SUN di pasar perdana. 

"Investor domestik masih mendominasi bid dengan persentase mencapai 91,7% dari total bid. Seri-seri yang paling diminati pada lelang SUN kali ini adalah tenor 5, 10 dan 20 tahun dengan total 62, 18% dari total bid yang masuk," kata Deni. 

Dia menambahkan, Weighted Average Yield (WAY) yang dimenangkan untuk sebagian besar seri Obligasi Negara (ON) turun sekitar 1-13 basis poin dibandingkan dengan yield seri yang sama pada penutupan perdagangan sesi pertama pada hari ini. Penurunan yield tertinggi pada seri FR0092 atau Obligasi Negara tenor 20 tahun. 

Adapun tujuh SUN yang dilelang itu yakni seri SPN03220112 (new issuance), SPN12221013 (new issuance), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0088 (reopening), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Garuda Siap Hadapi Gugatan PKPU Mitra Buana Koorporindo

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 11:00 WIB
PT Garuda Indonesia.Tbk akan mempelajari permohonan PKPU tersebut, bersama dengan konsultan yang telah ditunjuk oleh emiten...
Antara

Saham Korsel Merosot, Laba Samsung Electronics jadi Fokus

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 10:25 WIB
SAHAM-saham Korea Selatan (Korsel) jatuh pada awal perdagangan Rabu (27/10), karena para pedagang melakukan aksi ambil...
Ist/PUPR

Sambung Missing Link di Aceh Tengah, BPJN Aceh Bangun Jalan Geumpang–Pameu 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 09:24 WIB
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh membangun Jalan Geumpang – Pameu sepanjang 59,6...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya