Senin 11 Oktober 2021, 20:28 WIB

Dorong Industri Logistik Nasional, Bank Mandiri Kembangkan Platform NLE Ditjen Bea Cukai

mediaindonesia.com | Ekonomi
 

BANK Mandiri berkeinginan mendorong industri logistik nasional agar dapat terus mendukung kinerja sektor perdagangan dan meningkatkan penerimaan negara. Untuk itu, Bank Mandiri menyiapkan layanan jasa perbankan berbasis IT dan terintegrasi dengan platform National Logistic Ecosystem (NLE) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Bea & Cukai Kementerian Keuangan RI.

NLE sendiri merupakan realisasi arahan Presiden Jokowi melalui Perpres No. 5 Tahun 2020 Tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional. Sebagai platform logistik, NLE bertujuan untuk mendukung simplifikasi proses logistik yang berdampak pada percepatan layanan serta efisiensi biaya.

Integrasi sistem antara platform NLE dengan Bank Mandiri ini memanfaatkan layanan Virtual Account Biller yang dikombinasikan dengan Mandiri Virtual Account (MVA) dalam pengelolaan keuangan, baik proses identifikasi transaksi logistik, pembayaran, dan proses disbursement. Inisiatif ini akan menghasilkan data keuangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung penataan ekosistem logistik nasional yang kontinyu, aksesibel, efektif, dan akuntabel.

Adapun Perjanjian Kerjasama ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bea Cukai Kemenkeu Askolani dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Kantor Pusat Ditjen Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta, Senin (11/10).

Menurut Darmawan, Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan transaksi finansial logistik kepada para pelaku usaha, dalam hal ini eksportir/importir, maupun perusahaan logistik (service provider).

“Kerja sama ini juga sejalan dengan keinginan dan komitmen dukungan Bank Mandiri selama ini kepada visi, misi dan strategi Dirjen Bea & Cukai dalam penataan ekosistem logistik nasional serta bagian dari program BUMN Untuk Indonesia,” kata Darmawan.

Dia melanjutkan, sinergi Bank Mandiri dengan Direktorat Jenderal Bea & Cukai telah dimulai sejak 2016 dengan inisiasi pemanfaatan mini ATM untuk meningkatkan transaksi pembayaran kepabeanan dan cukai. Lalu pada 2019, dilanjutkan dengan pengembangan integrasi Inquiry ID Billing Bea Cukai menggunakan NPWP yang dapat diakses melalui Mandiri Cash Management.

Kedua inisiatf tersebut diharapkan dapat mendorong program transformasi digital di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia serta mengoptimalkan penerimaan negara dari layanan Kepabeanan dan Cukai.

“Ke depan, kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini kiranya dapat terus dilanjutkan sejalan dengan transformasi digital yang tengah dilakukan Bank Mandiri dan juga inovasi Ditjen Bea Cukai dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, guna meningkatkan kualitas SDM dan menaikkan penerimaan negara dari Kepabeanan dan Cukai,” tutup Darmawan. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Neraca Dagang Indonesia Surplus US$1,02 Miliar di Desember 2021

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 17 Januari 2022, 13:35 WIB
Nilai ekspor tercatat mengalami penurunan 2,04% dari posisi November 2021 yang mencapai US$22,84...
Ina FASSBENDER / AFP

ESDM Mengaku Dapat Tawaran Harga Murah untuk Listrik Bertenaga Nuklir

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Januari 2022, 13:23 WIB
Tarif yang lebih murah dari harga pemakaian listrik lewat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diperkirakan mencapai US$8,5-10,15...
ANTARA/Muhammad Adimaja

ESDM: Porsi Bauran EBT 2021 di Bawah Target, Hanya 11,5%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Januari 2022, 12:40 WIB
Angka tersebut masih di bawah target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya