Jumat 08 Oktober 2021, 16:49 WIB

Samsung Perkirakan Laba Operasi Kuartal III Melonjak Hampir 30%

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Samsung Perkirakan Laba Operasi Kuartal III Melonjak Hampir 30%

AFP/Jung Yeon-je.
Seorang wanita berjalan melewati logo Samsung yang dipajang di pintu kaca di gedung perusahaan Seocho di Seoul pada Jumat (8/10).

 

PERUSAHAAN teknologi Korea Selatan Samsung Electronics memperkirakan lonjakan laba operasi kuartal ketiga hampir 30% pada Jumat (18/10). Pembuat smartphone terbesar di dunia itu mengatakan pihaknya memperkirakan laba operasinya mencapai sekitar 15,8 triliun won (US$13,3 miliar) atau naik naik 27,9% secara tahunan.

Perusahaan itu merupakan anak perusahaan unggulan dari grup raksasa Samsung. Sejauh ini Samsung merupakan kerajaan terbesar yang dikendalikan keluarga atau dikenal sebagai chaebol dengan dominasi bisnis di Korea Selatan, ekonomi terbesar ke-12 di dunia.

Omzet keseluruhan konglomerat itu setara dengan seperlima dari produk domestik bruto negara itu. Samsung Electronics memperkirakan penjualan untuk periode Juli-September sebesar 73 triliun won, naik 9,0% tahun-ke-tahun--rekor kuartal hingga kini, kata seorang juru bicara kepada AFP.

Virus korona telah mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia dengan penguncian dan larangan perjalanan diberlakukan di seluruh dunia selama berbulan-bulan. Tetapi pandemi yang telah menewaskan sekitar 4,8 juta orang di seluruh dunia juga telah membuat beberapa perusahaan teknologi berkembang pesat.

Kerja danaktivitas lain dari rumah yang didorong oleh virus korona ternyata mendorong permintaan untuk perangkat yang ditenagai oleh cip Samsung serta peralatan rumah tangga seperti televisi dan mesin cuci. Sekarang masalah rantai pasokan memukul kegiatan ekonomi di seluruh dunia dengan menghadapi kekurangan komoditas utama, komponen, dan kapasitas pengiriman.

Namun pelemahan won Korea Selatan terhadap dolar AS telah mendorong margin keuntungan pembuat cip, terutama dalam bisnis smartphone, menurut analis. Efek mata uang telah mengimbangi masalah yang disebabkan oleh gangguan dalam pengiriman smartphone, yang dipicu oleh kekurangan suku cadang dan penguncian virus korona di Vietnam dan India tempat Samsung memiliki jalur produksi, kata Hana Financial Group dalam laporan.

Namun prospek ke depan tampak kurang cerah, kata para analis, dengan permintaan untuk cip memori DRAM-- produk utama Samsung--diperkirakan turun pada kuartal keempat karena produsen berjuang dengan pasokan dan menekan harga.

"Dengan virus korona menyebar lagi di Asia Tenggara dan masalah kekurangan listrik yang sedang berlangsung di Tiongkok, gangguan di salah satu jalur produksi dapat mengganggu seluruh proses produksi," kata Park Sung-soon, seorang analis di Cape Investment & Sekuritas. "Dengan kekurangan suku cadang, permintaan cip memori juga akan berkurang karena perusahaan tidak dapat memproduksi produk yang telah ditentukan," katanya kepada AFP.

Baca juga: Tutupi Utang, Waskita Jual Tol Cibitung – Cilincing senilai Rp2,44 T
 
Perkiraan laba operasi sejalan dengan perkiraan analis menurut Bloomberg News. Saham Samsung Electronics ditutup turun 0,1%. (AFP/OL-14)

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan.

Asuransi Rangka Kapal Milik Jasindo Tumbuh Signifikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:51 WIB
Salah satu pertumbuhan positif tersebut tercatat di lini bisnis asuransi rangka...
Dok kemenhub

Menhub Sebut Integrasi Data Secara Digital Percepat Layanan Pelabuhan

👤RO/Micom 🕔Sabtu 27 November 2021, 19:22 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok mengelola hampir 70% kegiatan ekspor-impor...
Antara

Bali Sepi Penerbangan Internasional, Kemenparekraf Galang Kerja Sama dengan Hongaria

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:29 WIB
Bali masih sepi dari penerbangan internasional, sejak dibuka Oktober tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya