Selasa 28 September 2021, 20:56 WIB

Kemenkop UKM Gandeng Tokopedia untuk Dorong UMM Manfaatkan Teknologi Digital 

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kemenkop UKM Gandeng Tokopedia untuk Dorong UMM Manfaatkan Teknologi Digital 

Dok. Tokopedia
Penandatangan nota kesepahaman Kemenkop-UKM dan Tokopedia

 

KEMENTERIAN Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Tokopedia mendorong pelaku koperasi dan UMKM memanfaatkan teknologi informasi dan mendorong akselerasi usaha informal ke formal. 

“Kami berharap, melalui kerja sama ini dapat mempercepat target pemerintah dalam menghubungkan 30 juta UMKM kedalam ekosistem digital pada tahun 2024. Hingga Agustus 2021, jumlah UMKM yang telah terhubung ke dalam ekosistem digital mencapai 15,9 juta (24,9%) atau naik 7,9 juta selama pandemi,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara penandatanganan MoU dengan Tokopedia secara daring, Selasa (28/9). 

Teten mengungkapkan, berdasarkan survei iPrice, di kuartal II 2021, Tokopedia menempati urutan pertama sebagai marketplace dengan jumlah kunjungan website terbanyak dengan capaian 147 juta per bulan. Prestasi ini, diharapkan mampu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengoptimalkan operasional usahanya, sehingga dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. 

Selain mendorong percepatan transformasi digital UMKM, Kemenkop UKM juga memiliki agenda transformasi usaha informal ke formal bagi usaha mikro. 

“Melalui Gerakan Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi) yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, usaha mikro akan didampingi dalam memperoleh kemudahan akses, penyederhanaan perizinan dan perlindungan usaha dengan memanfaatkan aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan telah diluncurkan oleh Presiden pada 9 Agustus 2021,” ucap Teten. 

Teten menegaskan, Sosialisasi dan pendampingan terkait perizinan berbasis resiko perlu terus dilakukan terutama bagi usaha mikro. KemenKopUKM telah membentuk Pendamping Garda Transfumi, yang dilatih langsung oleh Kementerian Investasi untuk mensosialisasikan dan mendampingi UMK dalam mengakses layanan OSS RBA. 

Baca juga : Erma: Digitalisasi Menjadi Kebutuhan UMKM Hadapi Situasi Pandemi

“Hingga saat ini sudah terfasilitasi sebanyak 6.851 NIB, melampaui target tahun ini 5000 NIB dan masih terus bertambah,” ujarnya. 

CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya menambahkan, pihaknya senang dapat berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM. 

“Melalui kolaborasi ini diharapkan lebih banyak lagi lahir, tidak sebatas usaha mikro kecil menengah, tapi bisa naik kelas menjadi brand nasional, dan menjadi brand masa depan Indonesia. Tidak hanya menjadi tuan rumah di negara sendiri, melainkan juga mampu membawa nama Indonesia di panggung dunia,” pungkas William. 

Perlu diketahui, penandatanganan nota kesepahaman ini meliputi, pengembangan usaha koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah berbasis digital; pengembangan kapasitas sumber daya manusia bagi koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah dalam rangka peningkatan kompetensi dan daya saing melalui pemasaran digital. 

Lebih lanjut, fasilitasi pelatihan pembukaan akun toko dan pemasaran produk koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah; fasilitasi perizinan berusaha yang terkait dengan usaha mikro, kecil dan menengah; publikasi dan sosialisasi program kerja sama; serta pertukaran data dan informasi. (OL-7)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto.

Pemerintah Tawarkan Tiga Proyek Energi Terbarukan kepada Jepang

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:44 WIB
KBRI Tokyo akan terus mendorong kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk lebih memperkuat komitmen bilateral...
ANTARA

Pemerintah Fokus Hilirisasi Industri Minyak Kelapa Sawit

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:42 WIB
Melalui kebijakan hilirisasi, pemerintah menargetkan Indonesia bisa menjadi pusat produsen produk turunan minyak sawit di dunia pada tahun...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Bentuk Satgas Khusus, Sandiaga Bakal Permudah Perizinan Usaha UMKM

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 19:27 WIB
para pelaku UMKM mengaku keberatan dengan sejumlah persyaratan serta ketentuan perizinan usaha yang ditetapkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya