Rabu 22 September 2021, 18:53 WIB

Sony India Merger dengan ZEE Tantang Star dan Disney

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Sony India Merger dengan ZEE Tantang Star dan Disney

AFP/Philip Fong.
Sony Pictures Networks India akan memegang saham mayoritas sebesar 52,93% di entitas yang digabung tersebut.

 

UNIT perusahaan Sony di India akan bergabung dengan ZEE Entertainment. Ini langkah terbaru dalam persaingan memperebutkan bola mata penonton dengan layanan streaming internasional yang kian memanas.

Entitas gabungan itu--yang menurut para analis kemungkinan akan menyaingi pemimpin pasar Star dan Disney India dalam hal penayangan dan penawaran saluran--dapat menciptakan jaringan hiburan terbesar di negara itu. "Kami dengan suara bulat memberikan persetujuan prinsip untuk proposal (dari Sony) dan telah menyarankan manajemen untuk memulai proses uji tuntas," kata ZEE Entertainment dalam suatu pernyataan kepada investor, Rabu (22/9).

Sony Pictures Networks India akan memegang saham mayoritas sebesar 52,93% di entitas yang digabung tersebut. Selain itu, ada usulan penambahan modal sebesar US$1,58 miliar.

Saham di jaringan TV berlangganan itu langsung melonjak 30% ketika pengumuman tersebut. Entitas baru akan terdaftar secara publik di bursa saham India.

India, rumah bagi 1,3 miliar orang, telah menarik raksasa streaming AS terkemuka Netflix, Amazon's Prime Video, dan Disney's Hotstar. Perusahaan AS itu tertarik untuk memanfaatkan pertumbuhan pemirsa online.

Pasar hiburan India--senilai US$24 miliar menurut hitungan perusahaan akuntansi EY--sudah menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Ditambah lagi, adopsi smartphone diperkirakan berkembang lebih jauh di tahun-tahun mendatang.

Sony dan ZEE Entertainment saat ini mengoperasikan 75 saluran dalam bahasa Inggris, Hindi, dan 10 bahasa daerah India, yang disiarkan di 173 negara. "Ada peluang besar dalam hal sinergi karena Sony bekerja dengan baik dalam olahraga dan GEC (saluran hiburan umum) arus utama sedangkan ZEE memiliki daya ingat yang kuat dalam genre regional, yang kurang atau tidak ada untuk Sony," analis media Elara Capital Karan Taurani mengatakan kepada AFP.

"Keduanya memiliki katalog film sangat kuat yang dapat digunakan untuk OTT (platform web over-the-top) dan penawaran TV." Penawaran olahraga Sony di India termasuk kriket, UFC, gulat WWE, dan sepak bola UEFA. Baru-baru ini juga menayangkan Olimpiade Tokyo.

Baca juga: Ekonomi Syariah Diperuntukkan tidak Hanya untuk Umat Islam

Penggabungan itu juga akan menggabungkan platform streaming berbasis langganan SonyLIV dan ZEE5. ZEE5 ialah penerbit konten digital asli terbesar di India, setelah merilis lebih dari 75 pertunjukan asli pada 2020-2021 menurut laporan tahunan perusahaan. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Ist/Bpjamsostek

BPJS Ketenagakerjaan dan BTN Terus Wujudkan Mimpi Pekerja Miliki Rumah

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 10:55 WIB
BPJAMSOSTEK dan BTN bersinergi untuk memberikan kemudahan bagi pekerja yang ingin memiliki atau merenovasi rumahnya melalui Manfaat Layanan...
Ist/Kementan

Jambi Apresiasi Kementan dalam Penanganan PMK

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 10:45 WIB
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyambut baik langkah Kementerian Pertanian yang telah membantu menyalurkan bantuan vaksin...
MI/korespoden

Tambahan Anggaran Subsidi BBM dan LPG untuk Kurangi Beban Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 10:31 WIB
Masyarakat diharapkan sadar, bahwa BBM dan LPG subsidi, hanya diperuntukkan bagi kalangan tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya