Rabu 15 September 2021, 10:24 WIB

Indonesia Tambah Pasar Ekspor Telur Tetas ke Myanmar

mediaindonesia.com | Ekonomi
Indonesia Tambah Pasar Ekspor Telur Tetas ke Myanmar

Ist/Kementan
Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan melepas ekspor telur tetas ke Myanmar bersama perusahaan pembibit unggas PT. Januputra Sejahtera.

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) melepas ekspor telur tetas atau hatching egg (HE) ke Myanmar bersama perusahaan pembibit unggas PT. Januputra Sejahtera.

PT. Januputra Sejahtera berhasil melakukan ekspor perdananya dengan mengekspor HE sebanyak 65.880 butir telur ayam PS broiler dengan nilai sekitar US$ 89.273,99 atau setara Rp1,27 miliar dengan tujuan Bel Ga Ltd, Myanmar.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada perusahaan yang tak kenal lelah memproduksi unggas bahkan bisa untuk memenuhi pasar ekspor," ujar Direktur Jenderal PKH, Nasrullah.

Ia menambahkan, upaya ekspor yang dilakukan oleh PT Januputra, selain menunjukkan kemanpuan peternak dalam negeri untuk bersaing di pasar global, hal ini juga bisa diasumsikan sebagai antisipasi terjadinya over supply produksi ayam broiler yang kerap terjadi beberapa tahun terakhir.

"Ekspor kali ini merupakan salah satu hadiah dalam rangka bulan bakti PKH, agar ini menjadi inspirasi dan semangat  bagi peternak, khususnya peternak unggas, untuk tetap semangat menjadi pahlawan pangan Indonesia," papar Nasrullah.

Ia menyebutkan, ekspor unggas ke dunia internasional tidak terlepas dari kondisi bahwa saat ini kompartementalisasi bebas flu burung Indonesia telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) sesuai dengan standar internasional.

Hal ini dapat dibuktikan dengan telah diterbitkannya daftar unit usaha kompartemen bebas flu burung Indonesia di website OIE. Maka, dengan begitu pasar di Asia Tenggara semakin terbuka, terutama di negara Vietnam dan Myanmar karena kedua negara tersebut membutuhkan 1,7 juta butir HE dalam satu tahun.

"Terkait dengan adanya peluang untuk mengisi pasar HE di Vietnam, prmerintah Indonesia melalui jalur diplomatik akan terus  mendorong pemerintah Vietnam untuk saling bekerja sama dengan memberi akses ekspor HE Indonesi untuk calon buyer di Vietnam," tutur Nasrullah.

Komisaris PT Januputra Sejahtera, Singgih Januratmoko, menjelaskan bahwa peluang pasar perusahaannya untuk ekspor HE pada 2022 ke Myanmar memang cukup tinggi, yaitu sebesar 622.500 butir.

Sementara, pada tahun 2021 setelah ekspor perdana tanggal awal September lalu, ditargetkan pada November 2021 akan mengekspor kembali sebanyak 31.000 butir HE, dan pada Bulan Desember sebanyak 65.880 butir HE.

"Ekspor tersebut menjadi kabar bagus di tengah kondisi pandemi covid19 yang melanda tidak saja hanya Indonesia, tapi dunia," tandas Singgih. (RO/OL-09)
 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Bantu UKM Ekspor Produknya, Importir.org Luncurkan Jaloor 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 27 September 2021, 23:10 WIB
Platform Jaloor hadir untuk membantu pengurusan ekspor UKM mulai dari kelengkapan dokumen, status barang di pelabuhan, verifikasi HS Code,...
DOK KEMENTAN

Mentan SYL Pastikan Pasokan Jagung ke Perusahaan Pakan Normal

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 23:03 WIB
Charoen Pokphand membeli sebanyak 2,5 juta ton jagung dari petani dalam...
Antara/Syifa Yulinnas

KSP: Generasi Muda Harus Kenali Baik dan Buruknya Sawit 

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 27 September 2021, 23:00 WIB
Ia pun mengapresiasi upaya berbagai pihak terutama pelaku usaha yang berinisiatif menyelenggarakan Sawit Fest 2021 sebagai ajang literasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Porsi Terbesar Operasi untuk Edukasi

Protokol kesehatan pun menjadi fokus Operasi Patuh Jaya 2021

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya