Rabu 25 Agustus 2021, 11:37 WIB

Presiden: Tim Pengendali Inflasi Harus Multitasking

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Presiden: Tim Pengendali Inflasi Harus Multitasking

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja.

Lebih dari itu, wadah koordinasi tersebut harus proaktif mendorong sektor ekonomi yang sedang bertumbuh supaya semakin produktif.

"Saya minta TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja tapi juga harus membantu meningkatkan produktivitas petani dan nelayan, memperkuat sektor UMKM agar bisa bertahan dan naik kelas," ujar Jokowi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8).

Baca juga: Kemendag Ajak Pelaku UMKM Penuhi Ketentuan Kemasan Barang

Selain itu, kepala negara juga berpesan kepada TPIP/TPID untuk memastikan ketersediaan dan harga barang, terutama bahan-bahan kebutuhan pokok, tetap stabil.

Tiap-tiap tim di daerah harus selalu mengecek kondisi di lapangan, melihat apakah ada kendala baik dari sisi produksi ataupun distribusi. Jangan sampai, ketika sudah terjadi fluktuasi, tim baru bergerak.

"Di tengah kondisi daya beli yang menurun akibat pandemi covid-19, stabilitas stok dan harga pangan sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, kalau ada hambatan segera selesaikan langsung di lapangan. Kita perlu lebih banyak bekerja di lapangan. Baik itu kendala di sisi produksi maupun di sisi distribusi," tegasnya.

Yang terakhir, Jokowi memberi arahan kepada seluruh pihak untuk bisa memanfaatkan pandemi sebagai batu loncatan untuk menghasilkan nilai tambah.

Sebagaimana diketahui, pertanian adalah sektor yang mengalami kinerja sangat positif di tengah krisis saat ini.

Industri tersebut bisa tetap bergerak produktif dan melibatkan banyak tenaga kerja.

Pada kuartal pertama 2021, sektor pertanian tercatat mengalami pertumbuhan 2,95% dan pada kuartal kedua kembali tumbuh 0,38%.

"Kita harus serius menggarap ini. Bukan hanya untuk meningkatkan nilai tukar petani, mengangkat kesejahteraan petani, melainkan juga untuk menghasilkan sebuah lompatan sehingga pertanian bisa memberi kontribusi semakin besar dalam pertumbuhan ekonomi," tandas Jokowi. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, PStore Komit Penuhi Kepuasan Konsumen

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:30 WIB
KENYAMANAN konsumen menjadi salah satu hal yang harus dipenuhi setiap perusahaan untuk bisa tetap bertahan dalam...
DOK Pribadi.

Merek Lokal Queensland Luncurkan Koleksi Terbaru

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:09 WIB
Koleksi tersebut dapat ditemukan dan dibeli di toko offline yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan tersedia pada online store yang...
Dok. Nippon Paint

Ekspansi Bisnis ke sektor Konstruksi, Nippon Paint Akuisisi Selleys dan Vital Technical

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 05 Desember 2021, 22:10 WIB
akuisisi itu didasari potensi pasar retail SAFL dapat mencapai Rp6 Triliun per tahun berdasarkan penelitian pasar yang dilakukan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya