Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM AS merosot, pada penutupan perdagangan Selasa (17/8), setelah data menunjukkan penjualan ritel negara itu pada Juli 2021 turun lebih dari yang diperkirakan.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 282,12 poin atau 0,79 persen menjadi 35.343,28.
Sementara, indeks S&P 500 turun 31,63 poin atau 0,71 persen menjadi 4.448,08 dan Indeks Komposit Nasdaq tergelincir 137,58 poin atau 0,93 persen menjadi 14.656,18 poin.
Dikutip dari Xinhua, sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan warna merah, dengan pilihan konsumen turun 2,68 persen, memimpin penurunan.
Saham sektor perawatan kesehatan naik 0,4 persen, yang satu-satunya kelompok saham memperoleh keuntungan.
Perusahaan Tiongkok, yang terdaftar di AS, diperdagangkan lebih rendah dengan semua 10 saham teratas menurut bobotnya di indeks S&P. Indeks China 50 mengakhiri hari dengan catatan suram.
Sedangkan, penjualan ritel AS merosot 1,1 persen bulan lalu, Departemen Perdagangan melaporkan pada Selasa. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan penurunan 0,3 persen.
"Pengeluaran ritel Juli mengecewakan, terutama mengingat inflasi yang tinggi," Chris Low dan Will Compernolle, ekonom FHN Financial, mengatakan dalam sebuah catatan, seraya menambahkan "pembacaan sentimen Michigan awal Agustus yang rendah menunjukkan penjualan ritel berikutnya harus lebih lemah."
Perkiraan awal indeks sentimen konsumen yang dirilis Jumat (20/8/2021) oleh University of Michigan berada di 70,2 pada Agustus, turun dari 81,2 pada Juli, di tengah kekhawatiran atas penyebaran cepat varian Delta COVID-19.
Peningkatan harian rata-rata kasus di Amerika Serikat lebih dari 108.000 dalam periode tujuh hari yang berakhir Minggu (15/8/2021), dibandingkan dengan rata-rata tujuh hari sekitar 31.000 kasus harian sebulan lalu, menurut data terbaru yang dikumpulkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Perempuan Afganistan Tidak Wajib Pakai Burqa
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Wall Street bereaksi keras atas ancaman terhadap independensi The Fed. Emas cetak rekor tertinggi saat investor mulai meragukan kredibilitas ekonomi AS.
IHSG dibuka hijau ke level 8.959 pada Rabu (7/1/2026). Penguatan didorong reli Wall Street dan progres dagang RI-AS. Simak rinciannya.
Indeks Dow Jones cetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen penangkapan Nicolás Maduro. Sektor energi dan finansial pimpin reli bursa Amerika Serikat.
Wall Street terguncang setelah Trump umumkan tarif baru hingga 40% terhadap 14 negara. Saham otomotif dan teknologi Jepang-Korea anjlok.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Minggu (25/5), mengungkapkan bahwa dirinya menyetujui untuk menunda rencana penerapan tarif impor 50% untuk Uni Eropa (UE).
KETIKA pengumuman tarif timbal balik Trump menimbulkan gelombang kejut di Wall Street, orang-orang terkaya di dunia kehilangan kekayaan bersih miliaran dolar hampir dalam semalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved