Senin 09 Agustus 2021, 09:03 WIB

Bupati Indramayu : Perbaikan Irigasi Tingkatkan Produksi Padi 

mediaindonesia.com | Ekonomi
Bupati Indramayu : Perbaikan Irigasi Tingkatkan Produksi Padi 

Ist/Kemntan
Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar menghadiri kegiatan panen raya di Indramayu, Jawa Barat.

 

BUPATI Indramayu Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar melakukan panen raya di areal pesawahan wilayah Kecamatan Sindang, Sabtu (7/8/21). Panen raya di lahan irigasi golongan IV kali ini  mengalami kenaikan produksi yang sebelumnya mengalami kesulitan air baku.

Bupati Nina Agustina yang didampingi Forkopimcam Sindang dan Kepala Dinas Pertanian Indramayu Takhmid, terlihat antusias melakukan panen raya di lahan seluas 139 hektar milik dua kelompok tani tersebut. 

Dalam keterangan tertulisnya, Bupati Nina Agustina menjelaskan bahwa  dari lahan seluas itu didapat hasill panen yang mencapai 8,6 ton per hektar. 

Sebagaimana diketahui, sebelumnya di areal ini hanya mampu menghasilkan 6 ton per hektar dan selalu mengandalkan jasa pompanisasi dengan biaya yang sangat tinggi. 

"Alhamdulillah dengan irigasi teknis, ada kenaikan produksi," ujarnya. 

Selain melakukan panen raya, orang nomor satu Indramayu itu melakukan dialog dengan petani seputar persoalan pupuk subsidi, dan hama tanaman padi. 

Sementara itu, Akmal (47), salah seornag petani di wilayah irigasi golongan IV yang meliputi wilayah kecamatan Sindang, Pasekan, Cantigi, dan Arahan sangat berharap, BBWS Cimanuk Cisanggarung kembali dapat mengoptimalkan sipon Bendung Bangkir yang selama ini tidak berfungsi. 

"Sipon Bendung Bangkir ini bila dioptimalkan dapat mengurangi biaya pengeluaran petani. Saya berharap sipon dapat difungsikan kembali seperti dulu, sehingga hasil panen kami lebih melimpah," pintanya. 

Sementara itu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan saat ini beberapa wilayah terutama sentra padi di Indonesia tengah memasuki waktu panen seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan juga pulau Sulawesi. 

"Pertanian adalah sektor yang mampu menunjukkan peningkatan kinerjanya di tengah kondisi Pandemi wabah Covid 19. Memasuki musim panen raya stok beras kita makin meningkat menambah stok yang sebelumnya," sebutnya.

Ia juga menyebutkan Kementan di bawah komando Mentan Syahrul Yasin Limpo memberikan bantuan mekanisasi untuk efisiensi usaha pertanian dan pemerintah juga memberikan kemudahan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) untuk semua bisa mendapat modal memenuhi kebutuhan - kebutuhan dalam penanaman maupun dalam pascapanen. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Tutup Sementara, Revitalisasi Halim Perdanakusuma Dimulai Hari Ini

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 26 Januari 2022, 06:00 WIB
Revitalisasi Bandara Halim dilakukan untuk memperbaiki fasilitas sisi darat dan udara, dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan,...
Dok. Kementerian ESDM

Kementerian ESDM Uji Coba Bensa, Bensin yang Mengandung Minyak Sawit 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:04 WIB
Bensa berkualitas tinggi ini akan menjadi parameter untuk penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) untuk...
Dok. Yupi

Ada Hoaks Soal Produknya, Yupi Tegaskan Permen yang Diproduksinya Telah Kantongi Sertifikat Halal 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 25 Januari 2022, 22:58 WIB
Direktur Marketing & Sales Yupi Juliwati Husman menegaskan, pihaknya sudah mengantongi sertifikasi halal untuk seluruh proses produksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya