Rabu 07 Juli 2021, 11:01 WIB

LPKAN Siap Kawal Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional

mediaindonesia.com | Ekonomi
LPKAN Siap Kawal Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional

Ist
Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia, R. Mohammad Ali (tengah), saat menggelar rapat.

 

LEMBAGA  Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia, mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, Jawa-Bali, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia, R. Mohammad Ali menegaskan, bahwa pihaknya siap bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian dan seluruh elemen masyarakat terkait pemberlakuan PPKM Darurat, yang berlangsung kurang lebih dua pekan mendatang.

Oleh karena itu, lanjut Mohammad Ali, LPKAN Indonesia siap mengawal program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah lonjakan kasus Covid-19, di antaranya pemberian dana stimulus program PEN seiring adanya penerapan PPKM Darurat.

"Kami siap memberikan masukan kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas bagi penyelenggara negara yang sengaja memanfaatkan anggaran kedaruratan Covid-19 ini yang tidak sesuai nomenklatur keuangan negara dan peraturan yang berlaku," tegas Ali kepada wartawan di Surabaya, Rabu (7/7/2021). 

LPKAN Indonesia juga meminta pemerintah melalui lembaga penegak hukum untuk memperketat pengawasan bantuan anggaran penanggulangan ekonomi akibat pandemi. 

Dengan demikian, kata Muhamad Ali, bantuan tersebut tepat sasaran, sehingga masyarakat penerima manfaat tidak dirugikan oleh oknum "berdasi" yang sengaja memanfaatkan situasi pandemi ini.

Pihaknya juga mendorong penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan penyelewengan dana Bansos. Baik itu melalui program bantuan langsung tunai (BLT) maupun bantuan pangan non tunai (BPNT).

Hal tersebut dikatakan Mohammad Ali, menyusul adanya dugaan penyalahgunaan dana Bansos tersebut sempat viral yang baru-baru ini ditemukan Menteri Sosial Tri Rismaharini di Malang, Jawa Timur.

Menurut Mohammad Ali, tidak menutup kemungkinan penyelewengan-penyelewengan dana tersebut bisa saja terjadi di daerah lain di seluruh Indonesia.

"DPP LPKAN Indonesia berharap agar pihak Kepolisian bertindak tegas dengan kejadian tersebut, agar masyarakat yang terdampak dari virus Corona dapat merasakan bantuan dari pemerintah, dan meringankan beban hidupnya," imbuh Mohammad Ali.

Pihaknya juga berharap agar virus varian baru korona tersebut segera bisa diantisipasi pemerintah oleh sehingga pemulihan ekonomi masyarakat segera kembali berjalan lancar.

Pada kesempatan itu, DPP LPKAN Indonesia juga turut mengevaluasi terkait pelaksanaan program 1 Juta vaksin Covid-19 per hari pada Juli 2021 oleh pemerintah.

"Kami berharap pelaksanaan vaksin gratis tidak terpusat pada satu titik, melainkan dapat tersebar merata di seluruh desa, kecamatan. Baik kota maupun kabupaten di seluruh Indonesia. Hal itu agar tidak menimbulkan cluster baru akibat kerumunan warga mengantri demi mendapatkan vaksin gratis," ujar Mohammad Ali. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok Aksrindo

Menebar Manfaat dari Nias Hingga Alas Roban

👤Iis Zatnika 🕔Senin 06 Desember 2021, 21:09 WIB
Tanggung jawab perusahaan meliputi aspek sosial, ekonomi dan...
DOK OJK

OJK dan IJK Serahkan Donasi Bencana Erupsi Gunung Semeru

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 20:50 WIB
Program 'OJK dan IJK Peduli Bencana' akan terus dibuka dan dikoordinir oleh OJK untuk mengumpulkan...
Antara

Optimistis PT Krakatau Steel tak Bangkrut, Ini Respons Komisaris PT KSI ke Erick Thohir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 20:35 WIB
Sebagai aset strategis, lanjutnya, seharusnya KS diperlakukan dengan strategis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya