Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

4.000 ASN Dilatih Jadi Komcad Selama 2 Bulan Mulai April, dari Instansi Mana Saja?

Media Indonesia
10/2/2026 20:26
4.000 ASN Dilatih Jadi Komcad Selama 2 Bulan Mulai April, dari Instansi Mana Saja?
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan (kanan) dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.)

WAKIL Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyebut ada sekitar 4.000 aparatur sipil negara atau ASN dilatih untuk menjadi komando cadangan atau Komcad. 

ASN yang akan diikutsertakan dalam pendidikan komcad, sambung Menhan, berusia 18 sampai 35 tahun. Mereka akan diberikan pendidikan dasar militer agar mempunyai jiwa nasionalisme

Sebanyak 4.000 ASN tersebut berasal dari seluruh kementerian dan lembaga negara. Nama-nama ASN itu diserahkan oleh lembaga/instansi terkait.

“Nanti akan kita seleksi, kalau] memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut,”ujar Donny, di Jakarta, Selasa (10/2).

Pelatihan 4.000 ASN yang menjadi komcat dijadwalkan April 2025.

Program komcat bagi ASN merupakan bagian dari sistem kesemestaan pertahanan Indonesia yakni seluruh komponen negara turut serta dalam mempertahankan kedaulatan negara. 

Ia menegaskan pelatihan komcat bagi ASN tak akan mengganggu tugas mereka.

“Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan komcad ini. Setelah itu, mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN," papar dia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menuturkan bahwa 4.000 ASN kementerian dan lembaga yang ada di Jakarta akan diikutsertakan menjadi komcad pada semester pertama tahun ini.

"Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang," kata dia.

.  (Ant/H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya