Selasa 29 Juni 2021, 22:38 WIB

Terpuruk, Asosisasi Tagih Dana Hibah Pariwisata untuk Gaji Pekerja

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Terpuruk, Asosisasi Tagih Dana Hibah Pariwisata untuk Gaji Pekerja

Antara/Arnas Padda
Anggota PHRI Sulsel Berdemo tuntut dana hibah pariwisata

 

KETUA Umum Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Ngadiman menagih dana hibah pariwisata yang tak kunjung cair oleh pemerintah. Uang tersebut diperlukan dalam menjalankan bisnis oleh pengusaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjanjikan adanya hibah pariwisata sebesar Rp3,7 triliun pada tahun ini.

"Kami sudah enggak bisa bertahan. Kalau dapat dana hibah, paling tidak bisa membayar gaji pegawai secara full," kata Ngadiman dalam webinar CORE Indonesia, Selasa (29/6).

Menurutnya, para pengusaha di bidang pariwisata dinilai sudah berdarah-darah soal kondisi keuangan karena sepinya pengunjung akibat covid-19. 

Ngadiman mengatakan, rata-rata pekerja di industri pariwisata mendapat potongan gaji sebesar 30% hingga 50% dari total yang didapat selama ini.

"Di Bali, Lombok, Aceh misalnya, lebih dari 50% karyawannya dirumahkan. Ada juga yang ditutup usahanya," jelas Ngadiman.

Baca juga : Covid-19 Mengganas, 50% Pesanan Kamar Hotel Dibatalkan

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, dana hibah pariwisata 2021 yang berjumlah Rp 3,7 triliun masih dalam proses finalisasi. 

"Semoga dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan ke depan dana hibah ini dapat segera kita distribusikan ke para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak covid-19," ucapnya dalam keterangan tertulis.

Pemerintah akan memperluas cakupan penerima dana hibah ini terhadap pengelola maupun pekerja taman rekreasi dan biro perjalanan wisata. 

Skema pelaksanaan Hibah Pariwisata Tahun 2021 direncanakan lewat mekanisme transfer ke daerah, yakni dengan menggunakan data pajak hotel, restoran, pajak hiburan tahun 2019 dan akan menggunakan data BPJS Tenaga Kerja sebagai dasar besaran penerima hibah pariwisata.

Menurut data yang diperoleh oleh Kemenparekraf, jumlah tenaga kerja hotel jika menggunakan data BPS berkisar 543.175 tenaga kerja. Namun sejak pandemi, dengan tingkat okupansi yang rendah yakni rata-rata 35%, sebanyak 58% dr total tenaga kerja hotel terdampak selama masa pandemi ini atau sekitar 310.368 orang. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Sandiaga Ingin Kembangkan Ekonomi Kreatif Unggulan di Jambi

👤Ant 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:57 WIB
Ia menilai Jambi memiliki potensi wisata yang kaya dengan dibuktikan adanya dua Kawasan Strategis Pariwisata...
Dok. INPP

INPP Gandeng Cornerstone dan Cushman & Wakefield Dalam Pengembangan Antasari Place 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:08 WIB
"“Sejak awal kami perlu memastikan pemenuhan hak konsumen untuk mendapatkan layanan yang berkualitas untuk calon...
Dok. Blibli

CEO Blibli Kusumo Martanto Raih Penghargaan Marketing Champion Marketeer Of The Year 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:05 WIB
Pengakuan itu dinilai dewan juri dari keberhasilan Kusumo menavigasi Blibli lewat gebrakan bisnis dan inovasi pemasaran yang memberikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya