Senin 21 Juni 2021, 07:45 WIB

PPI Tambah Keberadaan Kantor Perwakilan di Luar Negeri

Fetry Wuryasti | Ekonomi
PPI Tambah Keberadaan Kantor Perwakilan di Luar Negeri

Antara/Asprilla Dwi Adha
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan.

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero akan meningkatkan sektor bisnis perdagangan di tingkat internasional. Perseroan akan bertransformasi seiring dengan persiapan surviving entity dalam proses penggabungan PPI-BGR Logistics.

Direktur Utama PT PPI, Nina Sulistyowati mengatakan peningkatan bisnis perdagangan ke tingkat internasional, salah satunya melalui inovasi pembukaan Representative Office (RO) di Australia. Upaya peningkatan perdagangan juga menyentuh baik kebutuhan lokal maupun ekspor hasil penyerapan produk UMKM dari petani, peternak, nelayan, petambak dan klaster pangan.

"Dengan hadirnya beberapa RO di tingkat internasional yang kini tercatat 6 kantor perwakilan seperti di Mesir, Taiwan, Tiongkok, Dubai, Singapura dan yang terbaru Australia, PPI akan terus melakukan ekspor produk berkualitas global sebagai inisiatif strategis PPI," kata Nina, Minggu (20/6).

Nina menambahkan selain tingkat Internasional, PPI kini juga memperkuat perdagangan di tingkat pedesaan seperti pengembangan Toko Grosir Desa di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Dalam pengelolaanya, Toko Grosir Desa akan membantu mengurangi rantai distribusi yang akan mewujudkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir berharap PPI dapat menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia dan menggerakan roda perdagangan nasional di masa pandemi dan di masa datang.

“Saya harap PPI terus bertransformasi dan piawai dalam perdagangan umum, khususnya program produk secara komersial dan terukur, serta bertransaksi antar lintas negara dan menjalin kemitraan terintegrasi sejalan dengan roadmap yang sedang dibentuk oleh kementerian BUMN, tanpa meninggalkan teknologi terkini," kata Erick.

Di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pun memiliki harapan besar PPI dapat lebih memperkuat pasar di dalam negeri dan menembus pasar internasional, menjadi BUMN perdagangan yang terdepan dan terpercaya.

“Kembangkan potensi dengan memperkuat pasar dalam negeri dan menembus pasar internasional,” pesan Lutfi.

Sebagai Ketua Klaster BUMN Pangan, Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menyampaikan PPI merupakan BUMN perdagangan yang disiapkan di hilir untuk peningkatan sektor distribusi trading pangan mulai dari pelosok pedesaan hingga internasional.

“Di hulu ada BUMN yang menyiapkan produk-produk pangan, sedangkan PPI berperan besar di hilir Klaster pangan untuk keterjangkauan pangan tingkat nasional maupun Internasional,” kata Arief.

PPI saat ini tengah mempersiapkan surviving entity sektor perdagangan dan logistik. Rencana penggabungan PPI dan BGR Logistics turut meningkatkan efisiensi logistik pangan di Indonesia, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading & logistik hingga peningkatan pada keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani hingga ke daerah pelosok di Indonesia dengan mengutamakan mutu dan kualitas produk pangan. (Try/E-1)

Baca Juga

Dok. Kemenhub

Kemenhub Bangun Pelabuhan Anggrek di Gorontalo lewat Skema KPBU

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:42 WIB
“Meskipun di tengah pandemi, tetapi kita terus berkomitmen melanjutkan pembangunan. Saya bersyukur dan senang, karena pembangunan...
Anara/Fikri Yusuf

62 Juta Lapangan Kerja Sektor Pariwisata Hilang di 2020, Sandiaga : Ini PR Besar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:11 WIB
Data dari Kemenparekraf menyatakan jumlah wisawatan mancanegara di Indonesia anjlok 75% hingga tahun ini, lalu jumlah wisatawan nusantara...
Dok. BTN

Kolaborasi BTN-KAS Gelar Drive-Thru Akad Kredit Massal Proyek Perumahan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:08 WIB
Gelaran ini merupakan inovasi BTN dan PT KAS untuk mempermudah konsumen dalam memiliki hunian di tengah pandemi Covid-19  yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya