Sabtu 19 Juni 2021, 22:59 WIB

Bisnis Suplemen Kesehatan Jadi Peluang Menarik bagi Milenal di Masa Pandemi

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Bisnis Suplemen Kesehatan Jadi Peluang Menarik bagi Milenal di Masa Pandemi

Dok. CNI
Ilustrasi bisnis lewat M-CNI

 

PANDEMI Covid-19 yang tak kunjung reda membuat perekonomian sulit untuk bangkit. Buntutnya, banyak generasi milenial (kelahiran 1980-1996) yang kesulitan memperoleh pekerjaan selama hampir dua tahun belakangan ini. 

Namun,  sejalan dengan berlangsungnya transisi jual-beli ke format digital, terbuka kesempatan-kesempatan baru yang dapat dieksplorasi oleh para kaum milenial. Apalagi, milenial  terkenal mudah beradaptasi dengan teknologi. 

Salah satu bisnis yang bisa digeluti generasi milenial dan relevan dengan kondisi pandemi ialah dengan menjual suplemen yang memperkuat imunitas tubuh secara daring. Salah satunya produk CNI yang sudah banyak dikenal di pasar. 

"Selama pandemi ini, terdapat tren pertumbuhan mitra dari kalangan milenial yang cukup baik. Apalagi, kebetulan kami juga memang menyediakan produk sejenis Ester-C yang diminati konsumen untuk memperkuat imunitas tubuh," kata Theo SP,  Head of Sales and Distribution CNI dalam keterangannya.

Disinggung soal fleksibilitas, Theo menjamin kebebasan bagi para mitra untuk menentukan waktu dan tempat saat menjalankan bisnis. Hal ini tidak lepas dari tersedianya platform M-CNI, yang memungkinkan para mitra untuk menjalankan bisnis dari mana dan kapan saja dengan hanya bermodalkan telepon genggam maupun laptop, cocok dengan profil milenial masa kini yang tidak pernah jauh dari kedua perangkat tersebut.

"Tentunya, keunggulan (dari segi fleksibilitas) ini dapat menjadi peluang pendapatan tambahan bagi mitra-mitra milenial; baik yang menggeluti pekerjaan lain ataupun tidak. Apalagi, generasi milenial juga dikenal tumbuh beriringan dengan perkembangan teknologi, sehingga kami yakini tidak akan kesulitan untuk mempelajari dan menggunakan aplikasi M-CNI. Cukup kembangkan ide pemasaran dan maksimalkan channel serta fitur yang ada di media sosial masing-masing," ujarnya.

Baca juga : Milenial kian Jadi Target Pasar Properti

CNI juga siap untuk mengembangkan kemampuan para mitra dalam maksimalisasi fitur di M-CNI. 

"Komitmen ini kami wujudkan dalam bentuk sejumlah fasilitas yang bebas diakses, seperti Rancangan Bisnis CNI (RBC) yang berisikan pemaparan lengkap seputar bisnis, hingga seminar-seminar yang diadakan secara rutin," papar Theo.

Berdasarkan pengamatannya, Theo mendapati cukup banyak mitra milenial yang meraih kesuksesan saat menjalankan bisnis CNI. Bahkan, tidak jarang ada mitra yang mendapat penghargaan dan penghasilan yang tak main-main di usia muda.

"Enggak jarang saya ngelihat ada mitra milenial yang bisa sampai beli kendaraan, rumah, bahkan hingga memberangkatkan orangtua mereka untuk naik haji. Setiap saat juga ada saja anak-anak muda yang ikut Komisi Wisata di dalam atau luar negeri, yang tentunya sangat membanggakan dan luar biasa untuk orang seusia mereka," ungkapnya.

'Kuncinya ada di usaha dan kepintaran mitra dalam menjalankan bisnis serta melihat peluang. Jika sejak awal selalu fokus dan dapat meluangkan waktu demi bisnis, maka akan sangat besar kemungkinan untuk mendapat benefit-nya, bahkan dalam jangka waktu yang panjang," pungkas Theo. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

Kemarin Harga Emas Naik 31 Dolar, Kini Turun 18,6 Dolar

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 07:00 WIB
HARGA emas turun pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (31/7), karena dolar yang lebih kuat memicu investor mengambil...
Dok. Kemenhub

Kemenhub Bangun Pelabuhan Anggrek di Gorontalo lewat Skema KPBU

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:42 WIB
“Meskipun di tengah pandemi, tetapi kita terus berkomitmen melanjutkan pembangunan. Saya bersyukur dan senang, karena pembangunan...
Anara/Fikri Yusuf

62 Juta Lapangan Kerja Sektor Pariwisata Hilang di 2020, Sandiaga : Ini PR Besar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:11 WIB
Data dari Kemenparekraf menyatakan jumlah wisawatan mancanegara di Indonesia anjlok 75% hingga tahun ini, lalu jumlah wisatawan nusantara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya