Jumat 18 Juni 2021, 19:26 WIB

Bahlil Harap Investasi Bisa Tekan Ketimpangan Wilayah

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Bahlil Harap Investasi Bisa Tekan Ketimpangan Wilayah

Antara
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI.

 

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berharap investasi dapat mengatasi ketimpangan wilayah melalui keterlibatan realisasi Proyek Prioritas Strategis (PSN).

“Saat masuk ke Kementerian Investasi, saya melihat proses promosi investasi seperti mengarang bebas, karena belum ada desain investasi yang terstruktur. Dengan peta peluang investasi, investor lebih mudah menetapkan keputusan dengan proyek strategis,” ujar Bahlil dalam rapat koordinasi, Jumat (18/6).

Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh pejabat kementerian atau lembaga (K/L) dan pemerintah daerah. Seperti, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno.

Baca juga: Enam Paket Stimulus Investasi Hulu Migas Disetujui Pemerintah

Dengan adanya informasi komprehensif dari hasil kajian, diharapkan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan berinvestasi di Indonesia. Tentunya akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Bahlil menambahkan lewat Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 2021, pihaknya memandang pentingnya peningkatan dan pemerataan investasi. “Kita tidak boleh hanya berpusat pada daerah Jawa, harus ada pemerataan investasi daerah. Peta peluang investasi ini, harus ada keterlibatan pengusaha lokal daerah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, para kepala daerah juga memberikan masukan. Misalnya disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, yang mengusulkan studi kelayakan bisnis untuk sektor potensial di wilayahnya, termasuk pariwisata dan pertanian.

Baca juga: Lima BUMN Ini Punya Kontribusi Tinggi pada APBN

Lalu, Gubernur Bali I Wayan Koster juga menekankan pentingnya investasi dalam konteks pemanfaatan sumber daya lokal. Sehingga, menjadi kekuatan perekonomian daerah. Wakil Gubernur Maluku juga mendukung gagasan tersebut dan menyampaikan potensi investasi di wilayah Maluku. Seperti, pengembangan industri pala, serta pembangunan pusat kegiatan perikanan dapat mendukung Maluku menjadi lumbung ikan nasional.

Penyusunan peta peluang investasi PSN pada 2021 diharapkan menghasilkan 25 proyek yang berlokasi di 20 provinsi. Berikut, pra-feasibility study dengan analisis di berbagai aspek, infografis dan informasi proyek berbasis spasial. Sektor yang menjadi fokus pemetaan, yaitu pariwisata, pengembangan kawasan dan industri terintegrasi, hingga infrastruktur penunjang.(OL-11)

 

 

Baca Juga

Dok.Ist

Bukalapak Dorong Pertumbuhan Pendapatan Mitra

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:31 WIB
Pendapatan Mitra pada kuartal pertama tahun 2022 meningkat sebesar...
Ist/DPR

Apresiasi dan Dukungan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:20 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade mendukung penuh upaya Kementan dalam memperkuat ketahanan...
Antara/Indrayadi

Penyaluran Subsidi BBM Tepat Sasaran Bisa Tekan Beban Negara

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:12 WIB
kuota Solar dan Pertalite tahun ini akan habis  pada September atau Oktober 2022 jika tidak ada tindakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya