Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA tahun ini, PT Pertamina (Persero) menganggarkan investasi atau belanja modal (capex) senilai US$10,7 miliar atau lebih dari Rp152 triliun. Perusahaan pelat merah menyatkana mampu merealisasikan pembayaran obligasi yang jatuh tempo pada tahun ini sebesar US$391 juta atau Rp5,5 triliun.
Pejabat sementara (Pjs) Senior VP Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman menyebut perseroan juga telah melunasi tiga corporate loan dengan total mencapai US$549,4 juta pada tahun lalu.
"Kami melakukan upaya untuk tetap mempertahankan rasio utang dalam kontrol wajar sebagai perusahaan yang sehat. Debt to EBITDA tetap kita jaga. Seluruh aspek keuangan dimonitor oleh Kementerian BUMN sebagai pemegang saham,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Rabu (16/6).
Baca juga: Ahok: Fasilitas Kartu Kredit Pejabat Pertamina akan Dicabut
Pertamina berhasil mencatat rasio utang yang terjaga. Serta, masih kompetitif di antara perusahaan migas nasional dan global pada tahun lalu. Tiga lembaga pemeringkat internasional, yaitu Moody's, S&P dan Fitch, menetapkan Pertamina pada peringkat investment grade masing-masing pada level Baa2, BBB, dan BBB.
Adapun belanja modal Pertamina pada tahun ini meningkat dua kali lipat dari realisasi investasi pada 2020 sebesar US$4,7 miliar. Sektor hulu mendapat porsi anggaran tertinggi sebesar US$ 2,41 miliar atau 51%.
Baca juga: Lima BUMN Ini Punya Kontribusi Tinggi pada APBN
Di sektor pengolahan, lanjut Fajriyah, anggaran investasi Pertamina juga untuk membangun infrastruktur pengolahan 4 Refinery Development Master Plan (RDMP) dan 1 Grass Root Refinery (GRR), yang akan terintegrasi dengan kilang Petrokimia.
Sebagai kelanjutan implementasi program biodiesel sejak 2006, Pertamina berkomitmen mengembangkan biofuel atau biodiesel 100%, dengan mempercepat penyelesaian proyek Biorefinery di tiga lokasi. Rinciannya, Cilacap, Dumai dan Plaju, dengan mengolah sumber energi dari kelapa sawit.
Lalu di sektor hilir, Pertamina terus mengembangkan infrastruktur penyaluran BBM, LPG dan gas. Saat ini, perseroan tengah menuntaskan 14 lokasi Terminal BBM dan 4 lokasi Terminal LPG di Indonesia Timur. Pertamina juga membangun infrastruktur liquefied natural gas (LNG) di 56 titik.(OL-11)
Mulanya, kuasa hukum Yoki, Wimboyono Senoadji menanyakan kepada Nicke mengenai pendapatan Pertamina yang meraih Rp 70 triliun pada 2024.
Nicke yang menjabat sebagai dirut Pertamina periode 2018-2024 menjawab, perjanjian itu terkait penyewaan terminal BBM.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved