Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Bakti BUMN di Bintan, Kepulauan Riau, melaksanakan kegiatan konservasi padang lamun, mangrove, terumbu karang, dan habitat dugong bertepatan dengan HUT ke-80 RI. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ekosistem laut sekaligus membuka peluang pengembangan wisata edukasi yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.
Direktur SDM dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana mengatakan kegiatan konservasi tersebut menjadi salah satu rangkaian Program Relawan Bakti BUMN dalam peringatan HUT ke-80 RI. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama sejumlah BUMN menurunkan 100 pegawai untuk terjun langsung di 10 daerah, termasuk Bintan.
Lilyana mengatakan aksi konservasi di Bintan menjadi bukti nyata peran BUMN tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.
“Kami tidak datang hanya untuk memberi bantuan, tetapi juga bekerja bersama warga menjaga laut. Konservasi lamun, mangrove, terumbu karang, hingga perlindungan dugong adalah warisan penting untuk generasi berikutnya,” ujar Lilyana, melalui keterangannya, Minggu (17/8).
Selain di Bintan, relawan BUMN juga hadir di Danau Toba (Sumatera Utara), Muara Enim (Sumatera Selatan), Ciamis (Jawa Barat), Madiun (Jawa Timur), Paser (Kalimantan Timur), Klungkung (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Gorontalo, dan Banda Neira (Maluku).
Selama kegiatan 15–18 Agustus 2025, para relawan terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti mengajar anak-anak di sekolah, membina UMKM, menanam pohon, membersihkan pantai, hingga memperbaiki fasilitas umum. Menurut Lily, kegiatan tersebut membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong.
Pelindo sendiri menjadikan keterlibatan dalam Relawan Bakti BUMN sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang Agustus, Pelindo mengadakan kegiatan sosial di sekitar pelabuhan, antara lain pembagian sembako, layanan kesehatan gratis, pemberian beasiswa, serta perbaikan sarana publik.
“Pelabuhan adalah pintu gerbang ekonomi. Tapi keberadaan Pelindo juga harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Lily.
Di setiap daerah, program ditutup dengan perayaan HUT ke-80 RI melalui upacara bendera, lomba rakyat, pertunjukan seni, dan aksi berbagi bantuan.
Lily menambahkan, keberhasilan program ini terletak pada keterlibatan langsung antara relawan dan warga. “Indonesia merdeka karena gotong royong. Kalau semangat ini terus dijaga, negeri ini akan selalu kuat,” tutupnya. (M-3)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
Pengelolaan kawasan konservasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga sumber daya laut.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
UNTUK pertama kalinya di Indonesia, para peneliti mengonfirmasi temuan neonatal atau bayi hiu paus di alam liar. Bayi hiu paus tersebut berukuran hanya sekitar 135–145 sentimeter.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Memasuki musim hujan lokasi ditemukannya fosil gajah purba di Patiayam itu rawan tergenang air yang bisa merusak fosil bersejarah itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved