Selasa 15 Juni 2021, 20:30 WIB

Ahok: Fasilitas Kartu Kredit Pejabat Pertamina akan Dicabut

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ahok: Fasilitas Kartu Kredit Pejabat Pertamina akan Dicabut

Ilustrasi
Kartu Kredit

 

KOMISARIS Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi dan komisaris perusahaan pelat merah itu akan dicabut. Rencana ini, ungkapnya, tidak mendapat penolakan saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina pada Senin (14/6).

"Iya saya usulkan. Tidak ada yang menolak (fasilitas kartu kredit dicabut)," kata Ahok kepada Media Indonesia, Selasa (15/6).

Bukan tanpa sebab usulan itu dilayangkan Mantan Gubernur DKI Jakarta ini. Menurut Ahok, penggunaan fasilitas kartu kredit berpotensi memiliki penyalahgunaan yang besar dan dianggap tidak berkontribusi penting dalam pengelolaan keuangan Pertamina.

"Iya (berpotensi penyalahgunaan). Tapi kami tidak perlu sampaikan detail masalah yang ada," ujarnya.

Meski dalam RUPS PT Pertamina diumumkan pencapaian laba bersih tahun anggaran 2020 (audited) berhasil mendapat US$1,05 miliar dan menunjukkan kondisi keuangan yang dinilai aman, Ahok menyatakan upaya penghapusan kartu kredit untuk mengontrol keuangan Pertamina.

"Ini guna kontrol pengeluaran (Pertamina)," tegasnya.

Baca juga : Soleh Ayubi Siapkan BUMN Muda Jadi Generasi Emas

Nantinya, tagihan yang dikeluarkan oleh pejabat Pertamina harus diajukan terlebih dahulu kepada perusahaan. Misalnya dalam perjamuan tamu, pemesanan hotel, dan akomodasi transportasi lainnya

Dalam keterangan resmi (14/6), Pertamina mengaku tetap berkontribusi kepada negara pada tahun buku 2020 dengan sebesar Rp 126,7 triliun. Jumlah tersebut meliputi setoran pajak sebesar Rp 92,7 triliun, dividen Rp 8,5 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 25,5 triliun.

Selain itu perseroan juga mencatat kinerja keuangan positif dengan ditunjukkan dengan EBITDA sebesar USD7,6 Miliar dengan EBITDA Margin 18,3%.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menuturkan, selain mencatatkan laba yang positif, pihaknya juga melanjutkan program transformasi dengan pembentukan holding dan subholding yang merupakan penjabaran dari roadmap Kementerian BUMN.

“Ini merupakan langkah strategis sebagai inisiatif dan bentuk adaptasi dengan perubahan ke depannya agar Pertamina bergerak lebih lincah, cepat, serta fokus kepada bisnis yang lebih luas dan agresif,” ucap Nicke. (OL-2)

 

Baca Juga

dok.ant

Kenaikan Suku Bunga The Fed Longsorkan Saham-saham Teknologi

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 24 Mei 2022, 09:55 WIB
MENURUTNNYA performa saham-saham sektor teknologi saat ini merupakan respon atas kenaikan suku bunga The...
Antara/Andika Wahyu

Incar 3,6 Juta Wisman, Sandiaga Minta Penambahan Jumlah Penerbangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 24 Mei 2022, 09:24 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno berkoordinasi dengan Kemenhub mendorong maskapai asing menambah jumlah penerbangan internasional ke...
Dok.PJB

Kembangkan Puluhan UMK, PJB Raih Penghargaan ICSB

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 09:14 WIB
Hingga saat ini, tercatat terdapat 95 UMK yang merupakan CSR PT PJB yang tersebar di berbagai belahan Indonesia mulai dari Aceh, Riau,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya