Sabtu 12 Juni 2021, 23:10 WIB

Misbakhun Tuding Sri Mulyani tak Rasional soal Pajak Sembako

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Misbakhun Tuding Sri Mulyani tak Rasional soal Pajak Sembako

MI/ Susanto
Misbakhun

 

ANGGOTA Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyebut Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) yang memuat rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) pada bahan pokok atau sembako dan sektor pendidikan, memicu polemik.

Politikus Partai Golkar itu pun menyeret Menteri Keuangan Sri Mulyani atau Srimul yang dianggap bertanggung jawab atas wacana tersebut.

"Polemik yang terjadi dan penolakan keras di masyarakat atas rencana Menkeu Srimul," ucapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (12/6).

Lebih lanjut Misbakhun membeberkan alasannya soal bahan pokok, sektor pendidikan, dan kesehatan tidak boleh dipajaki.

Menurutnya, ketiga sektor itu merupakan amanat konstitusi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sebagai tujuan negara.

"Kalau beras dijadikan objek pajak dan dikenakan PPN, pengaruhnya pada kualitas pangan rakyat. Rakyat butuh pangan yang bagus agar kualitas kehidupan mereka juga baik," kata Misbakhun.

Mantan politisi PKS itu juga menentang ide Sri Mulyani tentang PPN sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah simbol pembangunan karakter sebuah bangsa.

"Pendidikan itu menunjukkan kualitas SDM sebuah negara. Kalau pendidikan sampai dijadikan objek pajak dan dikenakan tarif PPN, kualitasnya akan terpengaruh," tandasnya.

Dia juga mempertanyakan argumen Sri Mulyani soal PPN untuk sembako dan pangan baru diterapkan setelah pandemi Covid-19 berlalu. Menurut Misbakhun, alasan itu tidak rasional karena sampai saat ini belum ada satu pun ahli atau lembaga tepercaya yang mampu memprediksi akhir pandemi covid-19. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Rivan Awal Lingga.

Analisa Saham ABM Investama dengan Peringkat Obligasi B-1 pada Juli

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 14:00 WIB
Harga batu bara melonjak 80% sejak awal 2021 hingga menembus US$154,5 per...
Dok.BKI

Semester I 2021, Bank DKI Catat Pertumbuhan Laba 40.8% 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 12:42 WIB
Aset Bank DKI juga meningkat sebesar 19,4% menjadi Rp56,7 triliun per Juni 2021 dari sebelumnya Rp47,5 triliun per Juni...
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra

Presiden Gulirkan Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp15,3 Triliun

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 12:21 WIB
Jumlah bantuan yang diterima masing-masing pelaku usaha sebesar Rp1,2 juta. Presiden amat berharap bantuan itu bisa mendorong ekonomi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya