Rabu 09 Juni 2021, 15:49 WIB

Pemerintah Kebut Perbaikan Indeks Infrastruktur Nasional

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Pemerintah Kebut Perbaikan Indeks Infrastruktur Nasional

Antara
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi II.

 

PEMERINTAH berupaya memperbaiki indeks infrastruktur nasional, yang menjadi perhatian besar Presiden Joko Widodo. Hal itu diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa.

“Indeks infrastruktur terkait dengan indeks kemahalan konstruksi. Karena indeks kemahalan konstruksi itu yang dikejar oleh Bapak Presiden, terkait dengan biaya logistik. Agar harga itu affordable,” jelas Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (9/6).

Suharso menyebut persoalan indeks infrastruktur sempat membuat Kepala Negara geram. Tepatnya saat mengetahui ada pembangunan fasilitas publik yang tidak lengkap dan menyeluruh. Pada akhirnya, proyek tersebut menghasilkan manfaat yang minim bagi masyarakat.

Baca juga: Menhub Tegaskan LPI Jamin Proyek Infrastruktur dapat Berjalan

“Kami yang menginformasikan kepada Bapak Presiden, ada pembangunan waduk, tapi tidak diikuti dengan irigasi primer. Ada pembangunan pelabuhan, tapi tidak diikuti dengan pembangunan akses jalan,” papar Suharso.

“Kenapa? Karena awalnya daerah itu mengatakan mereka akan menyediakan jalan, tapi anggaran mereka tidak tercukupi, sekalipun DAK (Dana Alokasi Khusus) itu disediakan,” sambungnya.

Baca juga: Infrastruktur dan SDM, Kunci RI Terhindar dari Middle Income Trap

Untuk memperbaiki persoalan tersebut, Kementerian PPN/Bappenas terjun ke lapangan untuk memastikan berbagai proyek pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pihaknya turut meminta DPR ikut serta menjalankan fungsi pengawasan.

“Kami sekarang keluar dari sarang, kami datang ke daerah dan kami senang sekali kalau Komisi XI bisa menyertai kehadiran kami di provinsi. Kami ini baru hadir di 10 provinsi, masih ada 24 provinsi. Dengan demikian, kita bisa lihat realitasnya,” tukas Suharso.

Diketahui, beberapa waktu lalu Presiden mengutarakan kegeramannya dalam rapat koordinasi nasional pengawas intern pemerintah. Sebab, ada pembangunan infrastruktur yang tidak diikuti dengan fasilitas penunjang.(OL-11)
 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Dok. BRI Agro

Buat Community Brach, Strategi BRI Agro Layani Gig Economy dan Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 12:25 WIB
Dengan adanya Community Branch, BRI Agro dapat lebih unggul untuk tetap fokus pada layanan...
Antara

Pengembangan Pelabuhan Anggrek di Gorontalo Dimulai Tahun Ini

👤RO/Micom 🕔Kamis 24 Juni 2021, 12:22 WIB
Pelabuhan Anggrek, yang terletak di utara Sulawesi,  memiliki konektivitas dengan negara seperti Jepang, Korea, China, dan...
ANTARA

Kemenkop UKM Telah Tindak Lanjuti Temuan BPK Terkait BPUM

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 24 Juni 2021, 10:44 WIB
Sejumlah langkah penyelesaian dilakukan apabila ditemukan penerima tidak sesuai kriteria dan dana belum dicairkan maka dilakukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya