Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI Juni 2021, data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih dalam kategori positif selama sepekan di awal bulan Juni tahun 2021. Namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG ditutup melemah 0,44% di level 6.065,16.
Pergerakan ditutup melemah diakibatkan oleh profit taking setelah sepekan terakhir IHSG menguat sangat signifikan. Pelemahan ini juga seiring dengan pelemahan bursa saham secara global.
"IHSG diprediksi akan lanjut melemah. Pergerakan akan minim sentimen data perekonomian dari dalam negeri. Namun masih ada sentimen pembagian dividen di pekan ini," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Minggu (6/6).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini kembali pada level 6.000, tepatnya berada pada level 6.065,166 atau naik 3,7% dari penutupan pekan yang lalu pada level 5.848,62. Kapitalisasi pasar bursa selama periode 31 Mei-4 Juni 2021 turut meningkat 3,68% menjadi Rp7.177,852 triliun dari Rp6.922,886 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga : Kuartal 1 2021, Kinerja Bank DKI Positif
"Peningkatan selanjutnya terjadi pada data rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 2,82% menjadi 1.137.733 kali transaksi dari 1.106.572 kali transaksi pada penutupan pekan yang lalu," kata pelaksana harian sekretaris perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Aulia Noviana Utami Putri.
Sementara itu, data rata-rata volume transaksi harian bursa terkoreksi sebesar 5,43% menjadi 19,57 miliar saham dari 20,7 miliar saham pada pekan yang lalu.
Data rata-rata nilai transaksi harian bursa turut mengalami terkoreksi 8,22% menjadi Rp12,96 triliun dari Rp14,12 triliun pada pekan sebelumnya. Sepanjang sepanjang tahun 2021 (ytd) investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp13,76 triliun. (OL-2)
IHSG hari ini (20/2/2026) ditutup melemah di posisi 8.271,77. Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertahan di area resistance 8.300 pada perdagangan pasca libur Imlek.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved