Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB,19/5/2021), tergelincir dari level tertinggi dua bulan. Penurunan ini setelah laporan media mengatakan Amerika Serikat dan Iran telah membuat kemajuan dalam menghidupkan kembali kesepakatan yang membatasi pengembangan senjata nuklir negara anggota OPEC itu, yang akan meningkatkan pasokan minyak mentah.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli, turun 75 sen atau 1,1 persen menjadi menetap di 68,71 dolar AS per barel, setelah sempat terpuruk lebih dari 2 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni, merosot 78 sen atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 65,49 dolar AS per barel.
Harga jatuh karena laporan bahwa duta besar Rusia untuk PBB Mikhail Ulyanov mengatakan kemajuan signifikan telah dibuat, tetapi kerugian berhenti setelah dia mengatakan di Twitter bahwa negosiator membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan kesepakatan.
Jika Amerika Serikat mencabut sanksi terhadap Iran, negara itu dapat meningkatkan pengiriman minyak, menambah pasokan global.
"Itu bisa menempatkan sejumlah besar minyak mentah di pasar, itulah sebabnya kami terus bergerak lebih rendah sekarang," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho.
Selama sesi, patokan global minyak Brent sempat mencapai 70 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Maret, terangkat oleh ekspektasi pemulihan permintaan.
Inggris semakin mengurangi pembatasan virus corona pada Senin (17/5/2021) dan Eropa mulai membuka kembali kota dan pantai. Kasus baru di Amerika Serikat juga semakin menurun dan New York mencabut persyaratan masker untuk orang yang divaksinasi.
"Kisah pemulihan permintaan minyak mentah selama paruh kedua tahun ini masih mendukung harga minyak yang jauh lebih tinggi pada akhir tahun, dengan berita Iran ini kemungkinan memangkas beberapa dolar dari target akhir tahun sebagian besar analis," kata Edward Moya, analis pasar senior di pialang berjangka OANDA.
Kemajuan Eropa dan AS dalam pertempuran melawan pandemi kontras dengan situasi di Asia, yang membatasi reli minyak.
Singapura dan Taiwan telah menerapkan kembali langkah-langkah penguncian dan India telah mengalami penurunan permintaan bahan bakar setelah memberlakukan pembatasan untuk mengekang infeksi.
Sementara itu, Badan Informasi Energi AS akan merilis laporan status minyak mingguannya pada Rabu waktu setempat.(Ant/OL-13)
Baca Juga: Harga Emas Kembali Naik Didorong Melemahnya Dolar
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved