Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup naik seiring meningkatnya optimisme terhadap ekonomi domestik.
IHSG ditutup menguat 47,48 poin atau 0,8 persen ke posisi 5.975,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,78 poin atau 0,88 persen ke posisi 888,5.
"Market mengapresiasi kenaikan harga komoditas dunia. Market juga mengapresiasi kenaikan indeks keyakinan konsumen yang mencapai 101,5," kata analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Senin (10/5).
Baca juga : IHSG Bertahan di Zona Hijau
Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada April 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen yang optimis terhadap kondisi ekonomi. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2021 sebesar 101,5 yang masuk ke zona optimis (indeks >100).
Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor meningkat dimana sektor transportasi dan logistik naik paling tinggi yaitu 1,85 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,72 persen dan 1,45 persen.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp283,11 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.006.224 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,47 miliar lembar saham senilai Rp9,22 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 209 saham menurun, dan 146 saham tidak bergerak nilainya.
Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 160,52 poin atau 0,55 persen ke 29.518,34, indeks Hang Seng turun 14,99 poin atau 0,05 persen ke 28.595,66, dan indeks Straits Times terkoreksi 19,59 poin atau 0,61 persen ke 3.180,67. (Ant/OL-12)
IHSG ditutup melemah tajam ke level 7.337 pada Senin (9/3/2026). Simak analisis penyebab anjloknya bursa akibat lonjakan harga minyak dan inflasi global di sini.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Jumat (6/3) dengan pergerakan melemah.
IHSG ditutup menguat 1,76 persen ke posisi 7.710,54 pada Kamis (5/3/2026). Simak analisis aksi bargain hunting investor dan daftar saham top gainers hari ini.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG anjlok ke 7.500-an imbas konflik Iran! Cek rekomendasi saham energi (MEDC, ADRO, ELSA) dan strategi investasi Maret 2026 di sini.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved