Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menilai program bantuan dapat membantu pelaku UMKM bertahan di masa pandemi covid-19.
"Program pemerintah terbukti cukup tepat untuk menjaga UMKM bisa bertahan menghadapi dampak covid-19," ujar Teten dalam seminar virtual, Kamis (6/5).
Lebih lanjut, dia mengatakan dukungan pemerintah untuk UMKM berlangsung sejak tahun lalu melalui progam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pada 2020, anggaran yang disediakan pemerintah untuk mendukung UMKM mencapai Rp123,4 triliun, atau 20% dari total anggaran PEN.
Baca juga: Kebangkitan Ekonomi Indonesia Dimulai Dari Dukungan Untuk UMKM
Dukungan terhadap sektor UMKM pun berlanjut pada tahun ini. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp193,53 triliun, atau 27% dari total anggaran PEN 2021. Anggaran itu untuk menjalankan beberapa program.
Seperti, subsidi bunga kredit, penempatan dana pada bank umum untuk pembiayaan UMKM dan penjaminan modal kerja bagi UMKM. Berikut, keringanan pajak, pembiayaan modal kerja bagi koperasi melalui LPDB, banpres produktif bagi usaha mikro yang belum bankable.
"Lalu data pada 5 Mei 2021, realisasi BPUM sudah tersalur kepada 8,6 juta usaha mikro, atau 88% dari target 9,8 juta usaha. Sampai Lebaran kita akan terus tingkakan, agar 9,8 juta bisa tercapai," imbuh Teten.
Baca juga: Ekonomi RI Kuartal II 2021 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi
Direktur Bisnis Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI) Supari menyebut belum lama ini perseroan melakukan survei aktivitas bisnis UMKM, yakni Index Micro SME BRI, yang menunjukkan tren positif.
"Mereka (pelaku UMKM) optimis. Baik itu aktivitas produksi, maupun sentimen bisnis mengenai persepsi kondisi makro. Lalu, indeks kepercayaan terhadap intervensi pemerintah," ungkap Supari.
"Jadi terkonfirmasi di lapangan bahwa aktivitas masyarakat UMKM sudah kembali. Sudah mendekati kondisi pracovid-19. Omzet pelaku usaha mikro sudah hampir kembali," sambungya.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved