Rabu 05 Mei 2021, 19:22 WIB

Ekonomi RI Kuartal II 2021 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Ekonomi RI Kuartal II 2021 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi

Antara
KRL melintas dengan latar belakang gedung bertingkat di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

 

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh tinggi pada kuartal I 2021. Proyeksi pemerintah untuk kinerja ekonomi pada periode tersebut, yakni tumbuh di kisaran 6,9-7,8%.

"Berbagai lembaga berdasarkan proyeksi konsensusnya antara 6,7% sampai 7,1%. Ini terjadi kenaikan di triwulan II 2021. Pemerintah memperkirakan di triwulan II 2021 pertumbuhannya 6,9% sampai 7,8%," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (5/5).

Tingginya proyeksi pertumbuhan mengacu pada basis penghitungan Produk Domestik Bruto (PDB) secara tahunan (yoy). Diketahui, kuartal II 2020 merupakan pertumbuhan terendah yang dimiliki Indonesia, yakni minus 5,32%.

Baca juga: Kinerja Ekonomi Indonesia pada Kuartal I 2021 Solid

Airlangga menyebut PDB atas dasar harga konstan pada kuartal II 2020 sebesar Rp2.589,8 triliun. Angka itu bahkan lebih rendah dari PDB atas dasar harga konstan pada kuartal I 2021 yang baru dirilis BPS, yaitu di level Rp2.703,1 triliun.

Jika posisi PDB atas dasar harga konstan kuartal I 2021 dapat dipertahankan di kuartal II 2021, Indonesia memiliki pertumbuhan 5,6% (yoy). Sedangkan sejak 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara triwulanan berkisar 1,3%.

Baca juga: Akibat Pandemi, 8,75 Juta Orang Menganggur

"Kita ketahui sejak 2020 dari triwulan II sampai dengan III dan IV kita rerata tumbuh 1,3% sampai 1,5%, dengan pokok 5,6%. Kalau ditambah 1,3%, itu kita bisa mencapai 6,9%," imbuh Airlangga.

Pemerintah juga meyakini komponen pembentuk PDB tumbuh positif pada kuartal II 2021. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh 6,9-7,9% dan konsumsi LNPRT tumbuh di kisaran 5,0-5,5%. Lalu, konsumsi pemerintah tumbuh 7,6-7,9% dan PMTB tumbuh 6,4-8,3%.

Kemudian, ekspor tumbuh di rentang 10,5-12% dan impor diperkirakan tumbuh 9,5-14%. Berdasarkan data BPS pada kuartal I 2021, tercatat hanya tiga kelompok yang mengalami pertumbuhan positif. Rinciannya, konsumsi pemerintah (2,96), ekspor (6,74%) dan impor (5,27%).(OL-11)

 

Baca Juga

Antara

Kemarin Harga Emas Naik 31 Dolar, Kini Turun 18,6 Dolar

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 07:00 WIB
HARGA emas turun pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (31/7), karena dolar yang lebih kuat memicu investor mengambil...
Dok. Kemenhub

Kemenhub Bangun Pelabuhan Anggrek di Gorontalo lewat Skema KPBU

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:42 WIB
“Meskipun di tengah pandemi, tetapi kita terus berkomitmen melanjutkan pembangunan. Saya bersyukur dan senang, karena pembangunan...
Anara/Fikri Yusuf

62 Juta Lapangan Kerja Sektor Pariwisata Hilang di 2020, Sandiaga : Ini PR Besar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:11 WIB
Data dari Kemenparekraf menyatakan jumlah wisawatan mancanegara di Indonesia anjlok 75% hingga tahun ini, lalu jumlah wisatawan nusantara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya