Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi arus mudik Lebaran pada tahun ini turun 35,9%, jika dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu. Perseroan memperkirakan 593.185 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada 6-12 Mei 2021.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyebut jika dibandingkan dengan periode 2019, prediksi arus mudik pada tahun ini turun hingga 49,53%. Proyeksi itu tidak lepas dari dampak pandemi covid-19.
"Perseroan memperkirakan arus mudik Lebaran pada tahun ini sebesar 590 ribu kendaraan, yang meninggalkan Jakarta dan sekitar," ujar Heru saat ditemui di kantornya, Selasa (4/5).
Baca juga: Jasa Marga Siap Patroli Udara di Periode Lebaran
Prediksi angka kendaraan itu merupakan hasil kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama. Rinciannya, GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
Adapun prediksi puncak mudik Lebaran pada 11 Mei 2021, yakni mencapai 109.327 kendaraan. Heru menjelaskan untuk prediksi arus balik pada 15-21 Mei 2021 sebesar 581.224 unit. Proyeksi itu turun 34,5% dari lalu lintas normal pada 2020.
Baca juga: Presiden: Utamakan Keselamatan Bersama dengan tidak Mudik
Untuk prediksi puncak arus balik, Jasa Marga memperkirakan pada 18 Mei 2021 dengan volume kendaraan 124.100 unit. Perseroran siap mengantisipasi arus kendaraan dengan menyiapkan posko penyekatan sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19. Pengawasan penyekatan kendaraan di transportasi darat dilakukan oleh kepolisian.
"Kami mendukung kepolisian untuk penyekatan. Kami juga mempersiapkan rambu-rambu, rubber cone, plastic barrier daan personel, agar terjaga kelancaran lalu lintas," tandas Heru.(OL-11)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Angka kecelakaan lalu lintas pada masa Lebaran 2025 tercatat sebanyak 4.640 kecelakaan atau turun sebesar 34,31% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya
MENJELANG akhir masa arus balik lebaran 2025 ini Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat konsumsi Pertamax melonjak signifikan sebanyak 77%.
Biaya dan moda transportasi yang semakin beragam dan terjangkau juga turut mengubah pola mudik di masyarakat.
SURVEI yang dilakukan Next menunjukkan hampir 90 persen penumpang mengaku puas dengan pelayanan PT Kereta Api Indonesia atau KAI selama arus mudik Lebaran 2025.
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan atau DLHK Kota Depok, Jawa Barat, mengangkut ribuan ton lebih sampah dari 11 wilayah kecamatan selama momen mudik dan libur lebaran 2025.
Jumlah itu disebut mengalami penurunan sebesar 25,76% dari data tahun 2024 pada periode yang sama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved