Jumat 02 April 2021, 23:45 WIB

Kementan Lakukan TOT Registrasi Kampung dan Lahan Usaha

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Lakukan TOT Registrasi Kampung dan Lahan Usaha

Ist/Kementan
Sosialisasi peningkatan kompetensi kapada para petugas TOT (Training Of Trainer) Registrasi Kebun dan Lahan Usaha Hortikultura.

 

SALAH satu prasyarat ekspor hortikultura adalah registrasi kebun. Ekspor pertanian menjadi fokus Kementerian Pertanian (Kementan). Hal ini sejalan dengan tekad Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk mendorong ekspor pertanian, salah satunya komoditas pertanian. 

Beberapa komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, jeruk, mangga, manggis, pisang, krisan dan dracaena, produksinya terus digenjot dalam bentuk pengembangan kawasan di daerah sentra produksi. 

Mendukung upaya tersebut, Direktorat Jenderal Hortikultura menginisiasi adanya sosialisasi peningkatan kompetensi kapada para petugas TOT (Training Of Trainer) Registrasi Kebun dan Lahan Usaha Hortikultura. Pertemuan yang diadakan selama empat hari hingga 1 April 2020 di Bogor, Jawa Barat (Jabar) ini dihadiri 29 dinas Pertanian provinsi dari total 31 undangan.

Registrasi Kebun dan Lahan Usaha ini terdiri dari kebun dan lahan usaha baru atau kebun dan lahan usaha yang diregistrasi ulang untuk mendapatkan perpanjangan nomor registrasi yang sudah diperoleh.

Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menjelaskan, proses registrasi kebun perlu memperhatikan prinsip budidaya yang baik dan benar serta melaksanakan SOP (Standard Operating Procedure) budidaya yang benar. 

 “Kebun dan Lahan yang dapat teregistrasi harus memenuhi beberapa hal yaitu menerapkan prinsip-prinsip cara budidaya produk hortikultura yang baik dan benar. Selain itu penerapan pengendalian hama terpadu, melaksanakan SOP budidaya produk hortikultura serta pencatatan yang baik,” ungkapnya.

Prihasto meyakini bahwa registrasi kebun hortikultura ini dapat memperluas akses pasar sehingga ekspor komoditas hortikultura bisa semakin melejit. 

"Kita sudah berada di era digital. Jika kita ingin komoditas kita disukai pasar internasional maka kita harus menerapkan SOP. Kebun harus diregistrasi karena itu menjadi salat satu syarat ekspor,” tegasnya.

Peserta turut melakukan kunjungan lapang ke kebun pisang ambon, pisang tanduk, kebun cabe dan kebun alpukat di Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jabar..

 Dalam kunjungannya, perwakilan dinas pertanian provinsi ini juga diajarkan cara pemakaian aplikasi registrasi kebun dan lahan usaha hortikultura. 

Saat menutup acara, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Bambang Sugiharto menyampaikan betapa pentingnya sosialisasi ini kepada seluruh peserta. Bambang juga mengharapkan kiranya peserta yang telah diamanahkan oleh daerah dapat memahami arti penting penerapan GAP (Good Argiculture Pratices) atau SOP ini. 

"Selain sebagai bukti penerapan GAP/SOP, nomor registrasi kebun dan lahan usaha saat ini digunakan sebagai salah satu persyaratan ekspor.  Kebun dan lahan usaha yang telah mendapat nomor registrasi tersebut diharapkan siap untuk ditindaklanjuti dengan sertifikasi seperti sertifikasi GAP, sertifikasi organik maupun standar jaminan mutu,” pungkasnya.

Pelaksanaan TOT registrasi kebun dan lahan usaha ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan mutu produk hortikultura kedepannya, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.(RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Garuda Tambah Armada Hasil dari Suntikan PMN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 05 Desember 2022, 23:52 WIB
Total ada 120 armada bakal dioperasikan. Saat ini Garuda Indonesia maupun Citilink telah mengoperasikan 80 unit...
Antara

Ketidaksinkronan Kebijakan Bisa Rugikan Petani

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 05 Desember 2022, 23:21 WIB
Hafiz juga mengingatkan kesalahan dalam pengambilan keputusan akan berdampak pada...
Antara

Dunia Usaha Keberatan dengan Kebijakan Zero ODOL

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 05 Desember 2022, 23:15 WIB
Sebab, ongkos bisnis bakal bertambah namun tak ada kebijakan transisi yang dapat meringankan pelaku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya