Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog berencana melakukan ekspor beras ke Arab Saudi, yang disesuaikan dengan kepastian kualitas, produksi dan permintaan. Sehingga, negara pemesan akan menentukan beras yang diinginkan seusai dengan harga.
"Kita akan membicarakan kembali (dengan pihak Arab Saudi). Hanya saja, tahun lalu Arab Saudi meminta 100 ribu ton per bulan. Sudah ada kontraknya, namun terhenti karena masalah covid-19. Kita akan jajaki kembali," ungkap Dirut Perum Bulog Budi Waseso dalam konferensi pers virtual, Senin (29/3).
Baca juga: Panen Raya, Bulog Sudah Serap 200 Ribu Ton Beras
Buwas, sapaan akrabnya, menyebut pihaknya akan melakukan pembahasan terkait ekspor beras. Dalam hal ini, setelah adanya kepastian produksi, kualitas dan penjadwalan ulang dari negara pemesan.
"Sekarang dari pihak Arab Saudi sudah meminta kembali untuk ekspor beras. Saya akan jajaki dengan kualitas yang baik," imbuh Buwas.
Bulog memprediksi serapan beras pada Mei 2021 mencapai 400 ribu ton. Dengan begitu, cadangan beras di gudang Bulog untuk CBP mencapai 1,4 juta ton. Artinya, cadangan tersebut sudah memenuhi kebutuhan pemerintah.
Baca juga: Kemendag: Kebutuhan Daging Sapi Terus Naik Hingga Mei
Setelah melewati evaluasi pada Juni nanti, panen akan kembali terjadi pada Agustus-September. Sehingga, penyerapan beras akan kembali terjadi untuk kebutuhan masyarakat, cadangan Bulog dan kebutuhan ekspor.
"Dengan sendirinya, petani ada jaminan bahwa produksinya akan terserap. Petani jangan sampai dirugikan. Saya juga sedang memantau wilayah yang masih melakukan panen," pungkasnya.(OL-11)
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved