Senin 22 Februari 2021, 15:40 WIB

BRI Catat Penurunan Jumlah Restrukturisasi Kredit, Ini Rinciannya

mediaindonesia.com | Ekonomi
BRI Catat Penurunan Jumlah Restrukturisasi Kredit, Ini Rinciannya

Ist/BRI
Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto.

 

KONDISI ekonomi masyarakat berangsur-angsur pulih. Hal ini terlihat dari sejumlah indikator, salah satunya adalah tren penurunan jumlah kredit yang direstrukturisasi lembaga perbankan.

Hingga akhir 2020 lalu, ada Rp186,6 triliun pinjaman yang direstrukturisasi oleh BRI. Ratusan triliun kredit yang direstrukturisasi ini berasal dari 2,83 juta debitur.

Jumlah ini menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya. Data menunjukkan, nilai restrukturisasi kredit yang disalurkan BRI konsisten menurun sejak September 2020. Pada September 2020, masih ada Rp193,7 triliun kredit yang direstrukturisasi BRI.

“Penurunan jumlah pinjaman yang direstrukturisasi menunjukkan bahwa ada banyak debitur BRI kondisi ekonominya mulai bangkit. Kondisi ini membuat mereka tak lagi mendapat keringanan atas pembayaran bunga dan pokok pinjaman. BRI berkomitmen melanjutkan pengelolaan restrukturisasi secara baik, dan terus mendorong agar pelaku UMKM bisa segera pulih,” ujar Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto.

Dirinci lebih lanjut, penurunan jumlah kredit yang direstrukturisasi BRI pada periode September-Desember mencapai Rp7 triliun. Hingga akhir tahun lalu, jumlah restrukturisasi BRI mencapai 21,2 persen dari total portofolio pembiayaan perusahaan.

Sebanyak 87% restrukturisasi kredit diberikan BRI terhadap debitur di segmen mikro dan kecil. Ada 44% pelaku usaha mikro yang mendapat keringanan pembayaran pinjaman, dan 43% pelaku usaha kecil meraih hal serupa.

Perbaikan kondisi ini diperkirakan terus berlanjut sepanjang 2021. Indeks ekspektasi BRI Micro & SME Index (BMSI) tercatat di atas 100 yaitu 105,4 pada kuartal IV-2020. Ini menunjukkan mayoritas pelaku UMKM masih optimistis aktivitas usahanya akan semakin membaik pada kuartal I-2021.

Peningkatan optimisme dan aktivitas bisnis UMKM secara langsung berdampak pada besaran restrukturisasi kredit yang disalurkan BRI. Hingga Oktober 2020 ada 57,9% pelaku UMKM yang merasa terbantu dan mampu melunasi kewajibannya pasca mendapat berbagai stimulus dari pemerintah.

“Sebagai bank dengan pangsa nasabah terbesar pelaku UMKM, BRI senantiasa membantu mereka agar segera pulih dari pandemi bahkan naik kelas melalui layanan yang serba digital, efektif, dan efisien sehingga nasabah UMKM tak perlu khawatir lagi memenuhi kebutuhan finansialnya,” imbuh Agus. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Nongsa Digital Town Dorong Industri Digital di Batam

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:58 WIB
Peluncuran Nongsa D-Town siang ini dapat menjadi bukti kerja sama yang saling menguntungkan antara sektor publik dan swasta kedua...
ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

BRI Turunkan Suka Bunga Dasar Kredit untuk Seluruh Segmen

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:52 WIB
Penurunan suku bunga kredit ini dilakukan karena menurunnya beban biaya dana (cost of fund) dan meningkatnya level efisiensi...
Antara/Nyoman Hendra Wibowo.

Indonesia belum Dapat Tingkatkan Wisatawan Mancanegara Tahun Ini

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:04 WIB
Untuk mendorong geliat sektor pariwisata Tanah Air, pemerintah akan mengandalkan wisatawan domestik dengan tetap mematuhi protokol...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya