Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STIMULUS fiskal pemerintah Joe Biden yang belum diketahui, membuat saham dunia turun pada Jumat (12/2/2021). Para investor menunggu perkembangan kebijakan stimulus fiskal tersebut.
Saham Eropa jatuh pada awal perdagangan, dengan indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,2 persen. Indeks DAX Jerman turun 0,7 persen, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,35 persen dan indeks CAC 40 Prancis turun 0,3 persen.
Indeks FTSEMIB Italia turun 0,8 persen pada Jumat, dengan imbal hasil obligasi negara itu mendekati rekor terendah.
Pasar di China dan sebagian besar Asia Tenggara tutup pada Jumat untuk perayaan Tahun Baru Imlek. Pasar saham dan obligasi China, pasar valuta asing, dan pasar komoditas berjangka ditutup hingga 17 Februari untuk liburan.
Kontrak berjangka untuk S&P 500 turun 0,12 persen.
Indeks MSCI seluruh negara di dunia, yang melacak saham di 49 negara, turun 0,15 persen pada Jumat, sedikit di bawah rekor tertinggi yang dicapai awal pekan ini.
Investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru hasil dari peningkatan vaksinasi COVID-19 dan peningkatan pengeluaran pemerintah dan berlanjutnya pengeluaran dana murah dari sejumlah bank sentral akan mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya akan meningkatkan inflasi.
Investor harus mengikuti informasi-informasi yang ada, memantau perawatan di rumah sakit, stimulus, inflasi, dan volatilitas, kata Mark Haefele, kepala investasi di UBS Global Wealth Management, dalam catatan bulanannya kepada klien.
"Secara keseluruhan, kami mempertahankan pendapat bahwa pasar masih sesuai dengan cakrawala investasi taktis kami," katanya.
"Sementara banyaknya informasi bisa menyebabkan gejolak, tetapi kami pikir hal itu tidak akan menggagalkan penguatan pasar. "
Sebelumnya, indeks MSCI saham di kawasan Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen, diperdagangkan sedikit di bawah rekor tertinggi yang dicapai di hari sebelumnya. Saham Australia kehilangan 0,63 persen. Saham di Tokyo turun 0,14 persen, mundur dari tertinggi 30 tahun.
Di Wall Street pada Kamis, Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik 0,4 persen dan 0,2 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,02 persen.
Harga saham berada di dekat rekor karena investor memperkirakan akan lebih banyak pengeluaran pemerintah, meskipun antusiasme mereda ketika Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa China siap untuk "makan siang kami," meningkatkan kekhawatiran ketegangan baru pada hubungan China-AS.
Klaim pengangguran mingguan AS turun kurang dari yang diharapkan dan harga konsumen inti naik pada kecepatan yang lebih lambat, yang menyebabkan beberapa pedagang mengurangi optimisme mereka tentang prospek ekonomi.(Ant/OL-13)
Baca Juga: Saham London Jatuh karena PDB Inggris 2020 Anjlok
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
MENURUT studi baru, salah satu alat favorit Presiden Donald Trump telah merugikan warga Amerika Serikat. Sebagian besar tarif AS, sekitar 96%, dibayarkan oleh pembeli AS.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved