Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
STIMULUS fiskal pemerintah Joe Biden yang belum diketahui, membuat saham dunia turun pada Jumat (12/2/2021). Para investor menunggu perkembangan kebijakan stimulus fiskal tersebut.
Saham Eropa jatuh pada awal perdagangan, dengan indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,2 persen. Indeks DAX Jerman turun 0,7 persen, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,35 persen dan indeks CAC 40 Prancis turun 0,3 persen.
Indeks FTSEMIB Italia turun 0,8 persen pada Jumat, dengan imbal hasil obligasi negara itu mendekati rekor terendah.
Pasar di China dan sebagian besar Asia Tenggara tutup pada Jumat untuk perayaan Tahun Baru Imlek. Pasar saham dan obligasi China, pasar valuta asing, dan pasar komoditas berjangka ditutup hingga 17 Februari untuk liburan.
Kontrak berjangka untuk S&P 500 turun 0,12 persen.
Indeks MSCI seluruh negara di dunia, yang melacak saham di 49 negara, turun 0,15 persen pada Jumat, sedikit di bawah rekor tertinggi yang dicapai awal pekan ini.
Investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru hasil dari peningkatan vaksinasi COVID-19 dan peningkatan pengeluaran pemerintah dan berlanjutnya pengeluaran dana murah dari sejumlah bank sentral akan mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya akan meningkatkan inflasi.
Investor harus mengikuti informasi-informasi yang ada, memantau perawatan di rumah sakit, stimulus, inflasi, dan volatilitas, kata Mark Haefele, kepala investasi di UBS Global Wealth Management, dalam catatan bulanannya kepada klien.
"Secara keseluruhan, kami mempertahankan pendapat bahwa pasar masih sesuai dengan cakrawala investasi taktis kami," katanya.
"Sementara banyaknya informasi bisa menyebabkan gejolak, tetapi kami pikir hal itu tidak akan menggagalkan penguatan pasar. "
Sebelumnya, indeks MSCI saham di kawasan Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen, diperdagangkan sedikit di bawah rekor tertinggi yang dicapai di hari sebelumnya. Saham Australia kehilangan 0,63 persen. Saham di Tokyo turun 0,14 persen, mundur dari tertinggi 30 tahun.
Di Wall Street pada Kamis, Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik 0,4 persen dan 0,2 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,02 persen.
Harga saham berada di dekat rekor karena investor memperkirakan akan lebih banyak pengeluaran pemerintah, meskipun antusiasme mereda ketika Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa China siap untuk "makan siang kami," meningkatkan kekhawatiran ketegangan baru pada hubungan China-AS.
Klaim pengangguran mingguan AS turun kurang dari yang diharapkan dan harga konsumen inti naik pada kecepatan yang lebih lambat, yang menyebabkan beberapa pedagang mengurangi optimisme mereka tentang prospek ekonomi.(Ant/OL-13)
Baca Juga: Saham London Jatuh karena PDB Inggris 2020 Anjlok
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
India adalah pembeli LNG terbesar keempat di dunia dan sangat bergantung pada Timur Tengah untuk impornya.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menyerukan kebangkitan Eropa untuk memperkuat perlindungan kedaulatan, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved