Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN stok cukup memasuki Februari 2021 harga bawang putih kembali naik dari Rp23.600 per kilo sebelum Desember 2020 menjadi Rp28.350 per kilo di Januari 2021. Diperkirakan harga terus naik hingga Maret.
Sudah menjadi rahasia umum setiap awal tahun bawang putih selalu bergejolak karena persoalan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dan rekomendasi impor produk hortikultura (SPI).
Pasalnya hampir 90% tanaman sub tropis ini diimpor dari Tiongkok. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sendiri sudah mengingatkan jika pemerintah dalam hal ini Kementan dan Kemendag tidak segera membenahi importasi bawang putih maka siklus kenaikan harga bawang putih akan terus berulang setiap tahun.
Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang Putih dan Umbi Indonesia (Pusbarindo) salah satu asosiasi importir bawang putih soal kenaikan harga dan stok mengungkapkan untuk bulan Januari-Maret 2021 stok bawang putih masih cukup aman.
“Stok itu sekitar 175.000 ton. Ini artinya kita aman dari Januari sampai Maret karena per bulan itu konsumsi rata-rata 47.000 per bulan, jadi dengan punya stok 175.000 ton masih cukup, apalagi dengan adanya pandemi Covid-19, menurut hemat kami stok per bulan tidak sampai 47.000 ton," ungkap Ketua Pusbarindo, Valentino dikutip, Kamis (4/2).
Valentino mengatakan, dasar perhitungan stok bawang putih di awal 2021 berasal dari data carry over asosiasi ekportir garlic Tiongkok, yang menurutnya masih ada 175.000 ton. Maka stok dinilai masih aman.
"Memang terkait kenaikan harga yang selalu terjadi setiap tahun, Valentino mengakui sebagai fenomena yang biasa terjadi. Sudah dua tahun lalu Pusbarindo meminta ada transparansi RIPH dan SPI, sudah ada peraturannya. Tinggal bagaimana peraturan tersebut memperhatikan supply dan demand. Kalau supply kurang pemerintah harus bisa mengantisipasi jauh-jauh sebelumnya," paparnya.
Soal terbitnya RIPH dan SPI, lanjut Valentino, pihaknya tidak pernah mengusulkan RIPH dan SPI terbit Maret. Sebab importir, makin cepat RIPH dan SPI ada makin senang. Kenaikan harga justru dimainkan oleh distributor bukan importir.
"Biasanya yang mempermainkan harga itu distributor pertama dan kedua. Kalau sampai dengan Maret belum keluar SPI biasanya mereka naikan harga," jelasnya.
Selain itu, Mulyadi dari Perkumpulan Pedagang Bawang Nusantara (PPBN) sebaliknya, mengkhawatirkan peristiwa tahun-tahun sebelumnya akan terulang kembali terutama antara Januari sampai Maret.
Faktanya saat ini harga sudah mulai merangkak naik, di tingkat importir sudah menyentuh 20.000 per kilo, di pedagang eceran sudah mendekati 30.000 per kilo. "Logikanya kan kalau stok cukup harusnya harga stabil," tegas Mulyadi.
Bandingkan ketika relaksasi berlaku, kata Mulyadi, di bulan April sampai Mei 2020 harga bawang putih jenis kating di pedagang pasar induk 15.000 per kilo sedangkan jenis honan atau banci 12.000 per kilo, padahal saat itu pandemi covid sedang puncak-puncaknya. Tetapi sejak relaksasi dicabut mulai akhir tahun harga bawang putih kembali naik.
"Ini menandakan sumber masalah ada di aturan RIPH dan SPI yang rentan menimbulkan kelangkaan dan gejolak harga bawang putih," ungkapnya.
Dengan melihat pengalaman relaksasi tersebut, lanjut Mulyadi, PPBN menyarankan pemberlakuan tarifisasi untuk mencegah permainan kuota dan rente ekonomi dalam impor bawang putih. Di samping itu Tiongkok sebagai ekportir juga tidak mudah mempermainkan harga.
"Dengan adanya RIPH dan SPI justru yang diuntungkan Tiongkok karena mereka mengetahui bagi pemegang RIPH dan SPI mau tidak mau harus mengimpor sehingga barang ditahan atau harga dinaikkan," jelas Mulyadi.
Terkait persoalan kenaikan harga karena disebabkan oleh distributor atau pedagang dibantah oleh salah satu pedagang bawang putih di pasar induk, Haji Khoirul, menurutnya pedagang mengikuti harga dari atas atau sebelumnya.
"Kalau pedagang kan harga mahal di importir ya dibeli dan dijual lebih tinggi. Jadi tergantung harga di Tiongkok-nya, yang bisa bermain kan orang yang beli dari Tiongkok-nya," tegas Khairul. (RO/OL-09)
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Update harga pangan di Pasar Kadipaten Majalengka jelang Ramadan 2026. Cabai rawit, bawang, telur, dan daging sapi kompak naik. Cek tabel harganya.
Harga cabai merah kriting saat ini juga mengalami kenaikan hingga Rp56 ribu per kg dan harga cabai merah besar mengalami kenaikan Rp50 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved