Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAINSIDEN jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub), memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam aspek keselamatan penerbangan.
Seperti diketahui, Pesawat Sriwijaya Air Boeing 735-500 classic series dengan kode penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada (9/1) lalu.
"Kita mesti perketat SOP perusahaan penerbangan. Informasinya kan sudah 26 tahun (beroperasi). Pasti ada masanya. Tapi, saya bukan ahlinya. Kita berharap mudah-mudahan tidak mendengar ini (kecelakaan pesawat) lagi," ungkap Politikus NasDem itu dalam Rapat Kerja Komisi V dengan Kemenhub dan jajaran lain, Rabu (3/2).
Syarief mempertanyakan, mengapa kondisi pesawat tersebut yang dikatakan baik oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bisa menukik ke dasar laut. Mesin pesawat SJ-182 dilaporkan masih dalam kondisi hidup dan tidak meledak di udara oleh komite tersebut.
"Cuma pertanyaan saya dengan cuaca dan mesin yang baik, mengapa hal itu. Memang ini (pernyataan KNKT) tidak bisa diambil kesimpulan. Saya mendorong pemerintah dan maskapai harus memperketat aspek keselamatan pesawat," ungkap Syarief.
Baca juga : Menparekraf Apresiasi Maskapai Dukung Destinasi Wisata Prioritas
Selain itu, dia juga meminta agar pihak maskapai Sriwijaya Air SJ-182 memenuhi ganti rugi kepada setiap keluarga korban jatuhnya pesawat tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjanto menyatakan, mesin pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih dalam kondisi utuh alias tidak meledak di udara sebelum jatuh ke perairan Kepulauan Seribu.
Mesin turbin pesawat pun, juga dikatakan tidak mati saat kecelakaan. Hal ini diindikasi berdasarkan temuan KNKT, soal hancurnya bagian turbin pesawat SJ-182 di dalam laut.
"Pesawat secara utuh sampai membentur air, tidak ada pecah di udara. Lalu, turbin-turbinnya rontok semua. Itu menandakan ketika mengalami impact (jatuh) ke air, mesinnya masih berputar," pungkas Soerjanto. (OL-7)
Sebanyak 1.631 penumpang di Bandara Ngurah Rai terdampak penutupan ruang udara Timur Tengah. Simak daftar maskapai dan rute yang batal terbang hari ini.
Transisi dari sistem 2 tingkat menjadi 3 tingkat ini bertujuan untuk menutup celah yang saat ini dieksploitasi oleh pihak asing, menyeimbangkan layanan rute dengan harga yang efisien.
Mulai efektif 7 Maret 2026. AirAsia menggebrak dengan empat rute strategis, yaitu Surabaya–Makassar, Makassar–Kendari, Makassar–Palu, dan Makassar–Luwuk.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
Anggota Komisi V DPR RI Saadiah Uluputty menilai harga tiket pesawat domestik menggerus hak masyarakat atas mobilitas yang adil dan terjangkau.
Pesawat ATR 42-500 yang berangkat dari Bandara Adisutjipto ke Makassar dipastikan telah melalui seluruh prosedur penerbangan sesuai standar bandara.
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR dan Menteri Agama imbau masyarakat jaga toleransimeski ada perbedaan lebaran
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
Kementerian Agama mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi ratusan ribu guru madrasah dan guru agama di seluruh Indonesia sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Komisi III DPR berencana memanggil Polri dan Kontras terkait kasu penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus
Komisi III DPR gelar rapat khusus terkait penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. DPR desak Polri usut tuntas aktor intelektual serangan tersebut!
Habiburokhman ingatkan bahaya foto AI terduga pelaku penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS). Polisi diminta segera klarifikasi agar tak salah sasaran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved