Rabu 03 Februari 2021, 21:06 WIB

Menparekraf Apresiasi Maskapai Dukung Destinasi Wisata Prioritas

mediaindonesia.com | Ekonomi
Menparekraf Apresiasi Maskapai Dukung Destinasi Wisata Prioritas

MI/Apul
Satu dari satu destinasi wisata super prioritas di Tanah Air adalah Danau Toba di Sumatra Utara.

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S. Uno mengapresiasi maskapai Citilink Indonesia dalam mendukung lima destinasi wisata super prioritas. Hal itu sangat membantu memberikan dukungan pemulihan sektor pariwisata dan UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf).

''Saya ingin mengapresiasi Citilink Indonesia yang telah membuka kembali rute-rute yang sempat ditutup. Citilink telah menerbangi sepuluh destinasi wisata prioritas dan lima destinasi wisata super prioritas. Adapun, lima destinasi tersebut yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo,'' ujar Sandiaga dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (3/2).

Tidak hanya itu, Sandiaga mengajak Citilink Indonesia untuk terlibat langsung dalam mendukung UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf) di lima destinasi wisata super prioritas. Adapun, lima destinasi tersebut yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

''Saya ingin sekali ada produk ekonomi kreatif lokal seperti dompet, gantungan kunci, yang memiliki ciri khas destinasi super prioritas yang bisa menjadi souvenir," kata Menparekraf.

"Harapan saya sebagai penyiapan destinasi lima super prioritas, pihak Citilink bisa menggagas atau berkolaborasi dari segi produk UMKM ekonomi kreatif lokal. Jadi, jika ada penumpang Citilink menuju ke Danau Toba bisa mendapatkan souvenir dompet dengan ciri khas ulos. Atau ke Labuan Bajo bisa mendapatkan tenun khas Labuan Bajo, begitu pula Mandalika, Borobudur, dan Likupang,'' jelasnya.

Sejatinya, lanjut Sandiaga, Citilink Indonesia sudah banyak terlibat mendukung pariwisata domestik dan mendorong peningkatan produk UMKM lokal. Terakhir dengan menggelar 'Citilink Domestic Festival - Tamasya Jogja'.

Kampanye ini dilakukan dengan menggandeng produk-produk UMKM lokal dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75.

''Citilink Domestic Festival-Tamasya Jogja sangat efektif membantu pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jogja bertahan pada masa pandemi Covid-19. Nah, kita harapkan acara-acara tersebut kembali bisa dilakukan setelah selesai pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),'' kata Sandiaga.

Pada kesempatan itu, Sandiaga memberikan pujian setelah beberapa kesempatan menggunakan Citilink ketika melakukan kunjungan kerja ke lima destinasi wisata super prioritas. Citilink menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, disiplin dan selalu menerapkan social distancing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

''Citilink komit sebagai penyelenggara penerbangan yang mendorong industri pariwisata yang mengutamakan protokol CHSE [Cleanliness, Health, Safety, Environmental]. Terutama, saya mengucapkan selamat kepada Citilink yang masuk kategori maskapai paling aman di dunia. Citilink sebagai penerbangan nasional mampu menjadi kebanggaan di mata internasional,'' pungkas Sandiaga.(RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. Kredivo

Kredivo Dapat Tambahan Kucuran Lini Kredit US$ 100 Juta dari VPC

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 03:00 WIB
CEO Kredio Umang Rustagi mengatakan, pendanaan lini kredit tersebut merupakan yang terbesar bagi Kredivo hingga saat...
Dok. Tokopedia

Dua Pelaku UMKM Bertema Budaya ini Sukses Manfaatkan Platform Digital

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:30 WIB
Demi meningkatkan penjualan, Caramia pun memanfaatkan platform digital. Dia mengungkapkan saat ini sekitar 60 persen penjualan Tioria by...
Dok. WOM Finance

WOM Finance Targetkan Rp5 Triliun dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap 1

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:30 WIB
Dana yang didapat dari obligasi akan digunakan sebagai modal kerja WOM Finance untuk menyalurkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya