Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
NAIKNYA harga minyak dunia memberikan optimisme terhadap pelaku pasar, di tengah kekhawatiran akan perlambatan ekonomi karena pengetatan perjalanan menjadi tekanan terhadap permintaan. Harga minyak cenderung menguat setelah OPEC+ menjalankan komitmen untuk tidak menaikan banyak produksi minyak serta pengurangan 1 juta barel/ hari oleh Arab Saudi.
Pemangkasan produksi minyak telah menopang pasar global melawan serangan terbaru dari pandemi. Harga minyak telah rebound menjadi USD 55 per barel dan menopang pendapatan produsen tanpa menyebabkan lonjakan yang berlebihan. Sementara itu, OPEC+ perlu mulai mempertimbangkan berapa lama untuk menekan produksi, perhitungan yang terdampak oleh potensi kembalinya pasokan dari sesama anggota Iran.
"Kami melihat Inti dari permasalahan saat ini adalah ketegangan yang mendasar antara Saudi dan mitra paling kritis mereka dalam aliansi tersebut yaitu Rusia," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus, Rabu (3/2).
OPEC dan mitranya telah memutuskan pada tahun ini untuk memulihkan sebagian dari 7,2 juta barel produksi harian, kira-kira 7% dari pasokan global. Pembatasan tersebut terbukti efektif, membalikkan pasar minyak yang pada April yang menyentuh harga di bawah nol. Namun, memulihkan produksi yang terhenti ternyata proses yang tidak mudah.
Meskipun OPEC+ dijadwalkan untuk mengembalikan total produksi 2 juta barel per hari tahun ini, mereka menyetujui jeda dua bulan setelah pemangkasan awal 500 ribu barel pertama pada Januari karena pandemi virus telah memberikan tekanan pada permintaan bahan bakar. Arab Saudi melipatgandakan pembatasan dengan mengumumkan pengurangan tambahan 1 juta barel.
Pada Rabu pekan ini, Komite Pengawasan Kementerian Bersama OPEC+ akan bersidang secara online untuk menilai prospek ke depan. Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) OPEC kemungkinan tidak akan merekomendasikan kebijakan baru, yang sebaliknya akan ditangani pada pertemuan tingkat menteri berikutnya pada awal Maret.
baca juga: Prospek Virus Korona Membaik, Saham Asia Terangkat Tinggi
Pilihan untuk menjaga pembatasan produksi telah divalidasi oleh peluncuran vaksin yang tidak menyeluruh dan engetatan aktivitas di negara konsumen utama seperti Tiongkok. Eksportir minyak besar setuju pasar belum akan pulih sampai sekitar kuartal ketiga.
"Hal ini juga seiring dengan proyeksi kami bahwa pemulihan sebagai dampak dari distribusi vaksin paling cepat baru akan terlihat pada kuartal III-2021," kata Nico. (OL-3)
Iran, produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), memompa sekitar 4,5% dari pasokan minyak global.
Donald Trump mengonfirmasi komunikasi dengan Nicolás Maduro saat AS meningkatkan tekanan militer terhadap Venezuela.
Pada Juli, negara-negara OPEC+ mencatatkan peningkatan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari.
Presiden Donald Trump meminta Arab Saudi dan OPEC menurunkan harga minyak untuk membantu mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Harga minyak mentah dunia merupakan indikator penting dalam ekonomi global. Fluktuasi harga minyak mentah berdampak langsung pada berbagai sektor.
Harga minyak mencapai level tertinggi baru dalam lima bulan pada Rabu (3/4). Emas meluncur ke puncak sepanjang masa di US$2,230.15 per ons sebelum turun sedikit.
Harga minyak dunia melonjak tajam pada Jumat setelah meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat konflik Timur Tengah.
KEPALA Ekonom Josua Pardede menilai penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berpotensi menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat lonjakan harga minyak
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Indeks saham Asia-Pasifik jatuh di tengah eskalasi perang AS-Israel dengan Iran. Penutupan Selat Hormuz picu kekhawatiran krisis energi global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ekonomi Indonesia diyakini masih memilki ketahanan meski terjadi eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved