Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Indra Karya (Persero) meraih penghargaan di ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit 2021 (BCOMSS) pada kategori Sustainablity Community Development and Involvement dengan peringkat Bronze melalui Program Smart Water System.
Penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir yang di terima langsung oleh Milfan Rantawi, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) pada acara BCOMSS 20/21 yang dihelat di Auditorium Telkom Hub Lantai 6, Jakarta Selatan, Jumat (29/1).
BCOMSS 20/21 ini merupakan ajang penganugerahan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang memiliki komitmen tinggi terhadap program komunikasi publik dan program sosial ekonomi yang selaras dengan program tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah.
Dalam sambutannya, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa komunikasi dan program sustainablity merupakan dua kunci penting bagi sebuah perusahaan untuk berkiprah termasuk bagi seluruh perusahaan pelat merah alias BUMN.
Dua kunci penting tersebut juga harus punya landasan kokoh yaitu sebuah kepercayaan, baik dari publik maupun pemerintah.
“Saya harus kembali menggarisbawahi kalau kita bicara communication dan sustainability tentu garis bawah yang terpenting adalah kepercayaan. Tidak mungkin kita bisa komunikasi dengan baik tapi kepercayaan rendah. Tidak mungkin juga kita lakukan sustainability yang baik tapi juga tidak dipercaya, sehingga pengelolaan ini perlu terprogram dan terencana dengan baik agar memiliki dampak langsung yang positif bagi seluruh masyarakat dan perusahaan” ujar Erick.
Pada kesempatan yang sama, Milfan Rantawi Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang diterima ini merupakan hasil dari upaya inovasi Indra Karya dalam rangka mendukung Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ SDGs (Suistainable Development Goals) Nomor 6 yakni Akses Air Bersih dan Sanitasi.
“Kami meluncurkan Smart Water System sebagai upaya untuk memperkuat komitmen kami pada program pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat secara berkelanjutan yang menjadi solusi bagi daerah yang mengalami kesulitan untuk mengakses air bersih” ujar Milfan.
Sebagai infromasi tambahan Program Smart Water System ini merupakan teknologi karya insan Indra Karya yang terintegrasi dengan Smart Card dan dapat diterapkan pada desa-desa yang memiliki kesulitan akses air bersih. Setiap warga di lokasi penerapan akan mendapatkan kartu semodel Smart Card yang digunakan sebagai Tap Card untuk mengucurkan air bersih sesuai kuota yang didapatkan secara adil dan merata melalui pembatasan kuota. Batas maksimal kuota harian untuk pengisian air bersih 100 L/hari bagi setiap Kepala Keluarga (KK), sedangkan teknologi mesin air disesuaikan dengan sumber air yang ada.
Teknologi ini sudah mulai di implementasikan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. (RO/E-1)
Cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Asasta telah mencapai 23% dari total kebutuhan warga Kota Depok
Green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved