Senin 25 Januari 2021, 14:08 WIB

Masuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Perkuat Stok Pupuk di Kabupaten

mediaindonesia.com | Ekonomi
Masuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Perkuat Stok Pupuk di Kabupaten

Ist/PT Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat stok pupuk di gudang-gudang lini 3 atau gudang kabupaten di seluruh Indonesia.

 

DALAM rangka antisipasi tingginya permintaan pupuk terutama pupuk bersubsidi, PT Pupuk Indonesia (Persero) pada musim tanam awal tahun ini terus memperkuat stok pupuk di gudang-gudang lini 3 atau gudang kabupaten di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan supaya pendistribusian ke distributor dan kios-kios bisa lebih cepat memenuhi kebutuhan petani.

Menurut Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal, saat ini stok pupuk bersubsidi yang telah siap di gudang kabupaten secara nasional berjumlah 1.228.154 ton. Ia juga menambahkan, saat ini terdapat 226.904 ton pupuk yang posisinya sudah di distributor dan kios. 

"Namun angka ini tentunya sangat dinamis mengingat tingginya permintaan saat ini," ujar Gusrizal di sela inspeksi gudang-gudang dan kios di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Subang, pada Minggu (24/1).

Oleh karena itu, kata Gusrizal, pihaknya mendorong para distributor untuk mempercepat proses penebusan ke gudang agar kios-kios bisa segera menyalurkan pupuk ke petani.

"Kami sudah menerbitkan surat untuk meminta distributor mempercepat penebusan," jelasnya. 

"Serapan saat ini memang sangat tinggi, terutama di wilayah lumbung pangan seperti Jawa Barat. Faktor kecepatan distribusi dari gudang ke distributor dan kios menjadi sangat krusial. Oleh karena itu kami menjaga jangan sampai  gudang di kabupaten ini kekurangan stok", jelas Gusrizal. Wilayah dengan stok tertinggi saat ini adalah Jawa Timur sebesar 240.547 ton, disusul Jawa Barat sebesar 98.536 ton. 

Adapun total rincian stok pupuk berdasarkan jenisnya, terdiri dari 519.296 ton urea, 408.984 ton NPK, 105.786 ton SP36, 101.540 ton ZA dan 92.980 ton organik. 

Faktor cuaca menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam distribusi pupuk pada awal tahun ini. Hal ini disebabkan kegiatan bongkar muat di gudang dan di kios butuh perhatian ekstra untuk memastikan kualitas pupuk dan keselamatan kerja yang menjadi prioritas Pupuk Indonesia.

Gusrizal juga mengingatkan bahwa sesuai Permentan No. 49 tahun 2020, petani yang berhak memperoleh pupuk bersubsidi adalah mereka yang tergabung dalam kelompok tani, sudah menyusun dan mendaftarkan dalam e-RDKK, dan di daerah tertentu, mempunyai Kartu Tani.

"Bagi yang belum memiliki Kartu Tani, asalkan dia terdaftar di e-RDKK tetap kami layani secara manual," tambahnya. 

Pupuk Indonesia sendiri menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi dan dosis yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

"Selain itu, distributor juga sudah bisa lebih lancar menyalurkan pupuknya karena hampir 90% SK alokasi dari pemerintah daerah sudah terbit," kata Gusrizal.

Tentang PT Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) merupakan produsen pupuk Urea terbesar di Asia dan 10 besar di dunia dengan total kapasitas produksi pabrik pupuk mencapai 13.95 juta ton per tahun.

Dalam mengemban tugas bagi ketahanan pangan nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) dan 10 (sepuluh) anak perusahaannya merupakan produsen pupuk terbesar di Asia yang terdiri dari pupuk Urea, NPK, ZA, Organik, dan SP-36 yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.  (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Udang Beku Cilacap Jangkau Negeri Sakura

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:14 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan, sebanyak 18.049,47 kilogram (kg) udang beku senilai US$233 ribu asal Cilacap, Jawa...
Antara

Kemenkop UKM Upayakan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar UKM

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:08 WIB
Saat ini, ekspor buah segar Indonesia ke Jepang, Korea, Pakistan, dan Eropa dikenai tarif yang lebih tinggi dibandingkan negara pesaing...
Antara

Cadangan Devisa Februari 2021 Naik Tipis US$0,8 Miliar

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:00 WIB
Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2021 sebesar US$138,8 miliar, meningkat dari  posisi pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya