Rabu 20 Januari 2021, 13:33 WIB

Raih Rp138 Triliun, SBSN Tujuh Tahun Terakhir Biayai 700 Proyek

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Raih Rp138 Triliun, SBSN Tujuh Tahun Terakhir Biayai 700 Proyek

ANTARA/Iggoy el Fitra
Proyek pembangunan terminal tipe A, Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (6/1). Proyek dibiayai SBSN.

 

PENERBITAN Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) selama tujuh tahun terakhir atau selama 2013-2020 telah membiayai lebih dari 700 proyek infrastruktur senilai Rp138,35 triliun.

"Hingga 2020, terdapat lebih dari 700 proyek yang sudah dibiayai oleh penerbitan SBSN dengan total Rp138,35 triliun," ungkap Deputi Bidang Sarana & Prasarana Kementerian PPN/Bappenas J Rizal Primana dalam Forum Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui SBSN Tahun 2021 secara virtual, Rabu (20/1).

Rizal mengatakan, pemerintah melihat melihat bahwa pelaksanaan proyek SBSN pada beberapa kementerian/lembaga (K/L) saat ini dinilai baik. Indikatornya seperti pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan output konkret dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Namun, pada beberapa K/L, perkembangan proyek SBSN masih perlu diperkuat. Hal ini karena pengerjaan proyek tersebut belum diimbangi dengan kinerja yang optimal.

"Pada tiga tahun terakhir, masih terdapat peluncuran anggaran proyek yang cukup besar pada K/L dengan nilai sebesar Rp5,2 triliun. Nilai peluncuran ini tentu akan memberatkan instansi dalam pelaksanaan dan memengaruhi kinerja K/L pada tahun berikutnya," ujarnya.

Menurut catatannya, sejumlah proyek SBSN masih menunjukkan beberapa kendala pada aspek perencanaan, pengadaan, dan penganggaran proyek. Artinya, diperlukan penguatan di masing-masing kementerian/lembaga dalam pengelolaan proyek seperti mengatur waktu pelaksanaan yang realistis, menajamkan kesiapan pelaksanaan, serta mengendalikan pelaksanaan di daerah termasuk penyelesaian masalah.

"Untuk itu perlu dilakukan perbaikan dalam proses pelaksanaan proyek SBSN serta menyusun rencana kebutuhan dalam jangka yang lebih panjang," pungkas Rizal. (OL-14)

Baca Juga

Dok Kemenparekraf

Manfaatkan Digital, Sandiaga Minta Pengelola Desa Wisata Bikin Konten Kreatif

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 28 Juli 2021, 18:18 WIB
Upaya itu diharapkan dapat menarik jumlah pengunjung lebih banyak lagi dan mewujudkan desa wisata sebagai yang berdaya...
DOK KEMENTAN

Ekstrak Mimba dan Minyak Selasih Dorong Produksi Hortikultura Aman dan Ramah Lingkungan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Juli 2021, 17:36 WIB
Sejak 1960 bahkan ekstrak azadirakhtin dari tanaman mimba dan pestisida alami mulai dilirik...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin.

DPR Dukung Pertamina Geothermal Energy Jadi Induk BUMN Panas Bumi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Juli 2021, 17:17 WIB
Faisol Riza mengatakan kunci keberhasilan pengembangan panas bumi adalah kemampuan eksplorasi di hulu karena panas bumi memiliki karakter...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya