Kamis 14 Januari 2021, 15:50 WIB

Kementan Kembali Gelar Cabai Murah Se-Jabodetabek

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Kembali Gelar Cabai Murah Se-Jabodetabek

Ist/Kementan
Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) menggelar pasar cabai murah di Jabodetabek. 

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta jajarannya memastikan ketersediaan dan harga cabai tidak terus bergejolak di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) menggelar pasar cabai murah di Jabodetabek. 

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi saat dihubungi Selasa (12/01/2021) mengatakan, gelar cabai murah ini untuk membantu meringankan beban masyarakat terhadap kenaikan harga cabai beberapa waktu terakhir. Terlebih lagi di tengah pandemi covid serta pemberlakuan PSBB yang lebih ketat di beberapa wilayah.

“Gelar cabai murah ini untuk membantu masyarakat, sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau,” ujarnya. 

Gelaran cabai murah ini bekerjasama dengan Dinas Pangan Propinsi DKI dan Kab/Kota se-Bodetabek untuk bersama-sama mengendalikan pasokan dan harga cabai.

Tidak hanya itu, lanjut Agung, pihaknya telah telah bersurat ke Dinas Pangan seluruh propinsi untuk mencermati dan melakukan langkah-langkah pengendalian pasokan dan harga cabai.

Agung menambahkan, gelar cabai murah ini dilaksanakan melalui Pasar Mitra Tani Kementan yang tersebar di seluruh Jabodetabek. Selain menjual cabai secara offline di pasar-pasar dan kelurahan, juga melalui online seperti gofood dan marketplace PasTani. 

“Kita punya PasTani yang melayani penjualan online, jadi silakan belanja melalui markeplace yang sudah kita sediakan,” tambahnya.  

Secara terpisah, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengungkapkan, gelaran cabai murah berlangsung dari tanggal 12 sampai 25 Januari 2021 di 49 lokasi di Jabodetabek.  

Cabai yang dijual dalam gelaran ini cabai merah keriting dengan harga Rp.23.000 per ½ kg dan cabai rawit merah Rp. 28.000 per ½ kg,  

“Harga tersebut kita dapatkan karena kita memotong rantai pasok, cabai dipasok langsung dari petani di Kabupaten Malang, Garut dan Bandung Barat,” ujar Risfaheri. (RO/OL-09)

Baca Juga

 FOTO ANTARA/Rosa Panggabean

Bisnis Pialang di Tengah Pandemi Mengalami Kontraksi Positif

👤Denny Susanto 🕔Rabu 27 Januari 2021, 07:37 WIB
Rifan Financindo Berjangka sebagai perusahaan pialang berjangka teraktif di BBJ, selama...
Ist

Moeldoko Tegaskan Empat Peran HKTI Mensejahterakan Petani

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 06:30 WIB
HKTI harus melakukan konsolidasi sampai ke gabungan kelompok tani (Gapoktan). Dengan begitu, HKTI dapat membantu mengatasi...
DOK Seraya Perkasa Mututama

Seraya Gears Pabrik Roda Gigi Pertama di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 00:16 WIB
Pabrik roda gigi yang terletak di Cikarang Pusat, Indonesia, itu memiliki mesin dengan kapasitas sampai dengan diameter 5,5 meter,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya