Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memberikan penghargaan kepada 10 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang memiliki performa serta realisasi capaian program terbaik pada tahun 2019.
Penghargaan diberikan dalam ajang TPAKD Award 2020, yang menjadi salah satu rangkaian dari kegiatan Rapat Koordinasi Nasional TPAKD 2020, dan dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo, kemarin.
Proses penilaian TPAKD Award dilakukan oleh Tim Penilai Utama yang terdiri dari perwakilan OJK, Kemenko Bidang Perekonomian, Kemendagri, Akademisi dan World Bank. “Pada TPAKD Award Tahun 2020 ini, telah dilakukan penilaian kepada 68 TPAKD Existing (telah dikukuhkan sampai dengan Juni 2018) dan 23 TPAKD New Comers (dikukuh kan dari Juli 2018 sampai dengan 2019) yang dilaksanakan secara independen,” ungkap Wimboh dalam sambutannya, kemarin.
Beliau kemudian menyerahkan penghargaan TPAKD Award kepada 10 TPAKD yang terdiri dari empat TPAKD tingkat provinsi, empat TPAKD tingkat kabupaten/kota, serta dua TPAKD pendatang baru. Penganugerahaan ini disaksikan bersama secara virtual oleh seluruh TPAKD, Kementerian/ Lembaga terkait antara lain Menko Perekonomian, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekertaris Jenderal Kemendagri, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, serta masyarakat luas melalui Youtube Channel OJK Indonesia, Jasa Keuangan.
Pada tingkat provinsi, Penghargaan diberikan kepada TPAKD Provinsi Sulawesi Selatan, dengan kategori Provinsi Dengan Implementasi Pembiayaan Melalui Pola Kemitraan Terbaik; Provinsi Jawa Tengah, dengan kategori Provinsi Dengan Inovasi Pengembangan Program Inklusi Keuangan Terbaik; TPAKD Provinsi Jambi, dengan kategori Provinsi Dengan Program Pemberdayaan UKM Terbaik; dan TPAKD Provinsi Sumatera Utara meraih penghargaan Provinsi Dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.
Sedangkan untuk tingkat Kabupaten dan Kota terdiri dari TPAKD Kota Malang, dengan kategori Kabupaten/Kota Dengan Inovasi Terbaik Dalam Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir; Kabupaten Kebumen, dengan kategori Kabupaten/Kota Dengan Implementasi Terbaik Dalam Program Pembiayaan Mikro Berbiaya Rendah Bagi UKM; Kabupaten Kerinci, dengan kategori Kabupaten/Kota Dengan Implementasi Program Pemberdayaan Desa Terbaik; dan Kabupaten Langkat yang meraih penghargaan dengan kategori Kabupaten/ Kota Dengan Penyediaan Akses Keuangan Terbaik.
Untuk TPAKD pendatang baru, penghargaan diraih oleh TPAKD Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan kategori Kabupaten/Kota Pendorong Pembiayaan Kepada Sektor Unggulan Terbaik; serta TPAKD Kabupaten Purbalingga, dengan ka tegori Kabupaten/Kota Pendo rong Pembiayaan Kepada Sektor UKM Terbaik. (Gan/S1-25)
Harga komoditas global diproyeksikan turun ke level terendah dalam enam tahun pada 2026.
Langkah ini tidak hanya mendekatkan pengolahan sampah ke sumbernya, namun juga berkontribusi dalam mengurangi beban TPA dan mendukung ekonomi sirkular.
Pemerintah memastikan tidak akan mengadopsi data kemiskinan yang dirilis Bank Dunia.
AWAL April 2025, Bank Dunia melalui Macro Poverty Outlook menyebutkan pada tahun 2024 lebih dari 60,3% penduduk Indonesia atau setara dengan 171,8 juta jiwa hidup di bawah garis kemiskinan.
Di balik status Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas, Bank Dunia mengungkapkan fakta mencengangkan: 60,3% dari total populasi Indonesia hidup dalam garis kemiskinan
Indonesia diproyeksikan hanya memiliki pertumbuan ekonomi rata-rata 4,8% hingga 2027. Adapun, rinciannya adalah 4,7% pada 2025, 4,8% pada 2026, dan 5% pada 2027.
PEMERINTAH menegaskan komitmen mempercepat penanganan pascabencana di wilayah Sumatra melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga.
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved