Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN energi listrik diprediksi akan meningkat hingga 4,5% per tahun berdasarkan skenario energi terbarukan atau green transition (GT).
"Pada skenario GT kapasitas listrik pada 2050 diprediksi mencapai 268 giga watt. Sehingga energi terbarukan mencapai 56%," kata Vice President Pertamina Energy Institute, Hery Haerudin saat webinar Energizing The Energy Transition, Selasa (8/12).
Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Pertamina Energy Institute, menyebutkan bahwa pada 2050 energi terbarukan berasal dari energi surya dan angin yakni mencapai 67 GW pada skenario GT.
"Hal ini dikarenakan energi surya dan angin dari sisi cost merupakan paling murah saat ini, dilanjutkan dengan hidro dan panas bumi," jelasnya.
Hery menjelaskan bahwa kebutuhan energi sendiri didorong oleh beberapa hal seperti pertumbuhan ekonomi, populasi, dan mobilitas manusia.
Baca juga : Kebijakan di Sektor Energi Terbarukan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja
Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengikuti trend pertumbuhan ekonomi jangka panjang negara lain. Seiring berkembangnya sebuah negara maka tingkat pertumbuhannya akan melambat seiring dengan tingkat nominal Produk domestik bruto (PDB) yang sudah jauh lebih tinggi.
"Selanjutnya, populasi masyarakat Indonesia yang diprediksi mencapai 329 juta orang pada 2050 tentunya akan mempengaruhi kebutuhan energi," ucap Hery.
Terakhir, dengan bertambahnya populasi maka jumlah kendaraan akan ikut melesat. Pertamina memprediksi jumlah kendaraan pada 2050 mencapai 367 kendaraan untuk menunjang aktivitas masyarakat. (OL-2)
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved