Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jababeka Bantu UMKM dengan Pemberian Mesin Jahit

Syarief Oebaidillah
18/11/2020 23:36
Jababeka Bantu UMKM dengan Pemberian Mesin Jahit
Bantuan mesin jahit dari Jababeka untuk pelaku UMKM(Dok. Jababeka)

USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berperan penting bagi perekonomian di Indonesia mengingat jumlah pelaku UMKM yang sangat banyak. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 64 juta.

Namun dampak pandemi Covid-19 membuat banyak UMKM kesulitan,,diantaranya UMKM Wiwi Modiste yang berada di Kampung Panjang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Wiwi Modeste merupakan komunitas yang diinisiasi Wiwi Marwiyah yang kini sudah memiliki 3 anggota, yakni ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar Kampung Panjang. Wiwi mengajarkan dan membina para ibu tersebut hingga berani membuka usaha jahit sendiri. Kini mereka dapat menerima orderan sendiri-sendiri dan saling bekerjasama apabila salah seorang dari mereka mendapat orderan yang tidak bisa mereka penuhi.

Meski begitu, mereka mengaku sering mengalami hambatan dalam finishing atau penyelesaian pekerjaan. Karena Wiwi Modeste tidak memiliki alat obras dan neci untuk merapikan jahitan. Sehingga, tahap penyelesaian pekerjaan mengharuskan mereka mengunjungi Pasar Cikarang terlebih dahulu.

Melihat kondisi tersebut, Jababeka Group melalui salah satu anak usahanya yaitu PT. Jababeka Infrastruktur, tergerak membantu. Jababeka, melalui Program Jabat Ekonomi Ibu Super, memberikan 1 buah mesin obras dan neci kepada Komunitas Wiwi Modiste untuk dipergunakan bersama sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha jahit mereka.

Baca juga : Kementan Dorong Penguatan UMKM Pangan Lokal

General Manager PT. Jababeka Infrastruktur Aris Dwi Cahyanto mengatakan, bantuan ini secara fisik hanya mesin, namun secara non fisik juga memberikan penciptaan lapangan kerja dan nilai ekonomi bagi warga yang berminat pada usaha jahit.

Aris berharap, langkah ini menjadi trigger bagi pihak lain untuk berpartisipasi membantu para pelaku UMKM di sekitar kawasan.

Sementara itu, Wiwi selaku inisiator dari Wiwi Modeste mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan mesin tersebut. Dia mengakui mesin sangat dibutuhkan untuk menambah produktivitas.

“Terima kasih Jababeka, mesin ini sangat kami perlukan karena sekarang kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke pasar Cikarang untuk obras dan neci bahan jahitan, sehingga pekerjaan kami dapat lebih cepat ” ungkap Wiwi mewakili para ibu.

Melalui pemberian mesin obras dan neci ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas para pelaku usaha mikro dan kecil dalam mengelola usahanya. Sehingga mereka menjadi pelaku usaha yang tangguh, mandiri, inovatif dan punya daya saing. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya