Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN usaha milik negara (BUMN) segera membentuk holding baru yang menyatukan perusahaan penerbangan atau aviasi dengan sektor pariwisata. Salah satunya yang bergabung PT Garuda Indonesia.
"Iya mudah-mudahan akhir tahun (terbentuk). Garuda salah satunya (bergabung). Beberapa BUMN bergabung di bawah satu induk," jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Media Indonesia, Jakarta, Kamis (5/11).
Irfan menjelaskan, holding aviasi ini bakal dipimpin oleh PT Survai Udara Penas (persero) atau Penas. Perusahaan itu akan membawahi perusahaan penerbangan pelat merah Indonesia hingga perusahaan ritel.
Bos Garuda itu juga menuturkan, perusahaan maskapai penerbangan lain juga akan tergabung dalam holding aviasi itu di era kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir.
"Penas jadi induknya. Ada beberapa maskapai dari Angkasa Pura I dan II juga bakal tergabung," pungkas Irfan.
Sebelumnya, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) berharap wacana penggabungan BUMN penerbangan dan pariwisata menjadi satu holding BUMN dapat memulihkan kembali kedua sektor yang terdampak pandemi covid-19.
"Salah satu komponen paling besar dalam pariwisata dan perjalanan wisata itu sebetulnya adalah maskapai penerbangan," ujar Wakil Ketua Umum ASITA Budijanto Ardiansjah beberapa waktu lalu.
Pihaknya berharap nanti maskapai-maskapai yang masuk ke dalam satu atap melalui penggabungan BUMN penerbangan dan pariwisata ini bisa memberikan harga-harga promosi. Hasilnya, holding dapat menunjang pertumbuhan industri pariwisata, baik dalam maupun luar negeri. (OL-14)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved