Rabu 28 Oktober 2020, 23:49 WIB

Pandemi,Tata Motors Ltd India Mulai Melemah

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pandemi,Tata Motors Ltd India Mulai Melemah

Dok Tata Motors
Tata Motors

 

Tata Motors Ltd India, merasakan dampak negatif dari adanya pandemi wabah virus korona yang mengakibatkan kerugian pada kuartal September karena kurangnya permintaan di pasar utama mereka.

Krisis kesehatan global ini telah menghancurkan penjualan berbagai pembuat mobil di seluruh dunia dan tak terkecuali bagi Tata Motors, yang berusaha meningkatkan penjualan Jaguar Land Rover (JLR) di tengah permintaan yang lemah dan ketidakpastian terkait Brexit.

Tata Motors melaporkan kerugian bersih konsolidasi sebesar 3.14 miliar rupee atau US$42,47 juta, untuk kuartal kedua yang berakhir pada 30 September. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, mereka hanya mengalami kerugian sebesar 2,17 miliar rupee.

Dikutip dari Reuters, Rabu, penjualan unit ritel di unit mobil mewah JLR yang dapat menghasilkan sebagian besar pendapatan perusahaan, juga ikut terdampak dengan penurunan sekitar 12 persen. Namun, Tata Motors berharap penjualan JLR secara bertahap dapat meningkat.

"Meskipun ada kekhawatiran seputar risiko gelombang kedua (covid-19) infeksi. kami mengharapkan pemulihan bertahap dari permintaan dan pasokan dalam beberapa bulan mendatang," kata pembuat mobil itu dalam arsip pertukaran di sini. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Antara

Kolaborasi UMKM dan Digital Sukses Jual Kearifan Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:24 WIB
SEJUMLAH pelaku UMKM tetap adaptif dan inovatif dengan menjalin kolaborasi dan mengandalkan teknologi digital untuk memasarkan...
AFP

Bangkrut, Debenhams Tutup Toko Secara Permanen

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:04 WIB
DEBENHAMS perusahaan ritel raksasa di Inggris, secara permanen menutup...
AFP

Pemerintah Fokus Benahi Pemulian Ekonomi di Bali

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:10 WIB
Bali salah satu wilayah yang ekonominya terdampak cukup parah adalah Bali. Secara year on year (yoy), perekonomian di Bali kontraksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya