Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga pada triwulan IV 2020 akan membaik seiring dengan pemulihan ekonomi yang terjadi. Belanja pemerintah diprediksi bakal tumbuh 5% karena adanya akselerasi realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di triwulan III.
“Seperti saya sampaikan, di triwulan III kita mengontribusi total belanja pemerintah 15,5% bahkan bisa sampai 18%. Nanti kita lihat angkanya yang tercatat di BPS untuk kontribusi konsumsi pemerintah,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (27/10).
“Sehingga itu meningkat tajam dari triwulan II yang waktu itu pemerintah masih dalam kontraksi karena ada perubahan-perubahan dan akselerasi belanja belum terjadi karena tiba-tiba mengalami WFH. Kita akan lihat sampai triwulan IV nanti tetap terjaga di sekitar 5% growth-nya tentu dengan asumsi bahwa seluruh momentum belanja dan eksekusi belanja PEN dan K/L tetap terjaga,” sambung dia.
Sedangkan pada konsumsi rumah tangga, Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhannya akan merangkak naik mendekati angka 0%. Pertumbuhan itu terjadi karena adanya perbaikan sisi konsumsi masyarakat di sektor otomotif, makanan dan minuman serta didukung berbagai relaksasi dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di triwulan III.
Baca juga : Menkeu : Stabilitas Sistem Keuangan dalam Kondisi Normal
“Kita melihat untuk konsumsi diharapkan akan bisa meningkat sehingga bisa dekati 0% pada triwulan IV. Di triwulan III mungkin masih negatif, tapi lebih rendah dibandingkan triwulan II yang mencapai minus 5,5%,” jelas Sri Mulyani.
Dia melanjutkan, pada triwulan III 2020 pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berada dalam rentang minus 1% hingga minus 2,9%. Sedangkan secara menyeluruh di 2020, ekonomi Indonesia diprediksi akan di kisaran minus 0,6% hingga minus 1,72%.
“Kami terus menjaga dan melihat semua indikator baik dari konsumsi, investasi, ekspor dan terutama kalau yang bisa dalam kontrol pemerintah adalah belanja pemerintah,” ujar Sri Mulyani.
Diketahui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2020 tumbuh di ankga 2,97% dan anjlok di triwulan II 2020 yakni minus 5,32%. (OL-7)
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Melalui PEN pemda, PT SMI berperan sebagai alat countercyclical pemerintah untuk menanggulangi dampak perubahan situasi ekonomi yang signifikan seperti pandemi covid-19.
Ketiga tersangka dugaan korupsi pembangunan ruas jalan itu yakni Kuasa Direktur CV Lembata Jaya berinisial LYL, Pejabat Pembuat Komitmen berinisial AP, dan konsultan pengawas, YM.
KPK menahan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Muda Laode Gomberto. Dia merupakan tersangka kasus dugaan suap pengajuan dana pemulihan ekonomi nasional daerah (PEN) covid-19
Penyaluran sebesar Rp628,44 miliar ini dengan capaian 78,42 persen dari total dana desa untuk Kaltim yang sebesar Rp777,27 miliar.
Pelaku UMKM dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan zaman melalui inovasi dan kreasi digital.
Hasil pemeriksaan saksi, KPK mengungkapkan tersangka meminta suap agar bisa mencairkan dana PEN Kabupaten Muna.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved