Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026. Pada periode tersebut, defisit APBN tercatat sekitar Rp135,7 triliun atau 0,53% dari APBN.
“Defisit fiskal Indonesia tercatat sebesar Rp 135,7 triliun (0,53% dari PDB; 19,8% dari Anggaran) pada Februari 2026 karena pengeluaran meningkat di awal tahun,” kata Hosianna dalam keterangan yang diterima, Rabu (11/3).
Pemerintah mencatat belanja negara pada Februari 2026 mencapai Rp 493,8 triliun, meningkat 41,9% (year-on-year/yoy) atau 12,9% dari anggaran. Hal itu didorong oleh pengeluaran material sebesar Rp67,6 triliun (+269,0% yoy) terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (Rp39 triliun terealisasi hingga Februari 2026), dan subsidi serta kompensasi sebesar Rp 51,5 triliun (+385,4% yoy).
“Lonjakan sementara harga minyak dan gas akibat konflik AS-Iran dapat meningkatkan subsidi dan pengeluaran kompensasi. Namun, harga batu bara dan CPO yang lebih tinggi dapat meningkatkan pendapatan non-pajak, terutama setelah kenaikan bea cukai ekspor CPO menjadi 12,5% mulai 2 Maret,” kata Hosianna.
Sementara pendapatan mencapai Rp358,0 triliun, naik 12,8% yoy atau mencapai 11,4% dari anggaran. Hosianna memyebut kinerja pendapatan masih terbebani oleh pendapatan non-pajak sebesar Rp68,0 triliun (11,3% yoy) karena penurunan produksi minyak. Sementara bea cukai mencapai Rp44,9 triliun (+13,4% yoy) di tengah kenaikan harga referensi komoditas.
“Sementara itu, penerimaan pajak pulih menjadi Rp 290,0 triliun (+20,6% yoy; 10,8% dari anggaran), dengan pajak penghasilan naik menjadi Rp104,9 triliun (+18,7% yoy) dan PPN neto melonjak menjadi Rp85,9 triliun (+97,4% yoy) karena restitusi yang lebih rendah,” paparnya.
“Permintaan domestik yang lebih kuat, siklus bisnis sektor riil yang membaik, dan optimalisasi Coretax mendukung kinerja pendapatan pada 2M26. Sementara pembayaran bunga naik menjadi Rp99,8 triliun (+25,9% yoy), menyerap 34% dari penerimaan pajak yang menunjukkan kekakuan fiskal,” pungkasnya. (E-4)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved