Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengklaim kebijakan pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19 sudah berada di jalur tepat. Hal itu diutarakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir.
Pernyataan Iskandar merespons kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang mulai berlaku Senin (14/9) ini. "Kebijakan pemerintah kan sudah di track yang benar," ujar Iskandar saat dihubungi.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menjaga momentum perbaikan berbagai indikator. Meski pembatasan ketat kembali diterapkan, lanjut dia, pemerintah berupaya meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.
Baca juga: Jokowi: Indonesia Harus Kejar Tingkat Kesembuhan Global
"Pemerintah akan melakukan operasi yustisi yang tegas mulai minggu ini. Untuk menegakkan disiplin 3M ke masyarakat. Sehingga, kemungkinan yang terkena covid-19 menurun. Itu strategi efektif untuk memberikan sentimen positif pada pasar," jelas Iskandar.
"Saat ini, momentum perbaikan tetap terjaga. Karena aktivitas bisnis tetap bisa berjalan dengan protokol covid-19 pada era PSBB," imbuhnya.
Hal itu dibuktikan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang menguat Senin (14/9) pagi. Saat pembukaan perdagangan, IHSG bergerak di level 5.060,2. Kemudian, tidak berapa lama melejit sebesar 0,86% menjadi di leve; 5.1189,0.
Baca juga: IHSG Anjlok Imbas PSBB, Wagub DKI: Keselamatan Warga Penting
Demikian nilai tukar rupiah yang dibuka menguat 35 poin atau 0,24% menjadi Rp14.855 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai itu naik dari posisi sebelumnya sebesar Rp14.890 per dolar AS.
Lebih lanjut, Iskandar mengatakan pasar saham dan keuangan sempat terjun bebas akibat pengumuman mendadak dari Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, informasi terkait PSBB disampaikan tidak secara utuh.
"Kemarin sebenarnya lebih disebabkan announce effect. Khususnya terhadap rem mendadak dan disebutkan rumah sakit kolaps, yang sebenarnya tidak seperti itu. Sentimen negatif lebih karena komunikasi PSBB yang kurang proper," pungkas Iskandar.(OL-11)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved