Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAMBIL kredit modal dalam kondisi perekonomian yang sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini akan menambah penambahan beban usaha jangka pendek. Pelaku usaha tidak akan aktif mengambil kredit bila tidak yakin akan ada kelancaran cashflow dalam jangka pendek yang bisa membantu memenuhi kewajiban kredit tersebut.
"Kalau spekulasi cashflow-nya nanti meleset dan perusahaan tidak dapat membayar kewajiban, credit rating perusahaan akan memburuk. Akibatnya bisa terjadi masalah finansial baru dan juga backfire kepada profil kesehatan usaha dan valuasi perusahaan bila perusahaan mau mencari sumber modal lain, misalnya dengan merger atau corporate actions lain," jelas Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani, Kamis (3/9).
Terkait kredit modal kerja dalam kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN), Shinta mengatakan, kredit yang sudah jalan hanya kredit modal kerja untuk UMKM yang umumnya memiliki tingkat literasi finansial yang tidak memadai untuk memenuhi persyaratan-persyaratan administrasi untuk permintaan kredit.
Sehingga umumnya UMKM sangat tergantung pada bantuan pihak bank untuk mengurus pemenuhan persyaratan tersebut. Sedangkan korporasi menengah-besar belum memperoleh bantuan kredit selain restruktrurisasi berdasarkan POJK 11 Tahun 2020.
"Karena itu kami harap mekanisme pencairannya bisa lebih gencar lagi disosialisasikan ke UMKM dan prosesnya disederhanakan agar menjadi lebih lancar. Pada saat yang sama, stimulus lain dan pengendalian covid-19 juga harus memberikan output yang positif agar kepercayaan konsumsi masyarakat (setidaknya di level domestik) akan meningkat dan memberikan kepercayaan juga bagi pelaku usaha, khususnya skala UMKM, untuk mengambil kredit modal kerja," kata Shinta.
Untuk konsumsi industri jangka pendek, Apindo memproyeksikan akan ada peningkatan konsumsi industri menjelang akhir tahun (kuartal ke IV/2020). Alasannya berasal dari dorongan peningkatan belanja pemerintah dan stimulus-stimulus yang harus direalisasikan dari APBN sebelum tutup tahun. Ini akan menjadi pendorong konsumsi yang lebih signifikan bila dibandingkan beberapa bulan terakhir. (R-1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved