Kamis 03 September 2020, 19:42 WIB

Serapan Produk Minim, Pengusaha Enggan Ambil Kredit

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Serapan Produk Minim, Pengusaha Enggan Ambil Kredit

MI/Susanto
Suasana kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta.

 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyebut permintaan kredit masih rendah. Tercatat, pertumbuhan kredit pada Juli 2020 hanya berkisar 1,53%.

Realisasi itu di bawah perkiraan sebelumnya, yakni 2%. Adapun kinerja kredit modal kerja tercatat negatif 0,86% pada Juli 2020. Di lain sisi, kredit konsumsi tumbuh 1,45% dan kredit investasi tumbuh 5,92%.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri, Johnny Darmawan, menyebut ada tiga hal yang menyebabkan pengusaha enggan mengambil pinjaman modal.

Baca juga: Penyaluran Subsidi Gaji Terhambat Rekening Tidak Aktif

Pertama, pelaku usaha terutama UKM yang tertekan pandemi covid-19 karena kesulitan atau kekurangan modal. Namun, untuk meminta tambahan kredit, mereka masih kekurangan biaya dan belum menghasilkan dari penjualan produk.

Adapun yang kedua, pelaku usaha ingin meminta tambahan modal kerja, namun tidak ada permintaan konsumen untuk penyerapan produk.

"Ini tidak berarti untuk semua produk. Untuk beberapa sektor industri masih jalan, seperti makanan dan minuman masih. Tapi hampir semua industri pada umumnya, mereka mau produksi apa, jika tidak ada yang membeli,” pungkas Johnny saat dihubungi, Kamis (3/9).

Baca juga: Jokowi Minta Pelaku Usaha Tetap Semangat

Sementara itu, pengusaha besar umumnya masih memiliki cadangan dana deposito. Menurutnya, yang paling terdampak masalah kredit adalah sektor UKM.

"Sekarang UMKM bagaimana mau ekspansi. Produksi 50%, PSBB, yang menyerap produksi juga belum sebagaimana biasanya. Jadi kalau mau membuat kebijakan, harus dilihat dari dua sisi, yakni supply dan demand," terang Johnny.

Ketiga, lanjut dia, semakin banyak orang takut dengan kondisi pandemi covid-19 yang kurvanya belum melandai. Alhasil, orang menahan hasrat belanja untuk mengantisipasi krisis ekonomi.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Agung Wibowo

IHSG Diperkirakan Terdampak Sentimen Positif Bursa Global

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 10:25 WIB
IHSG pada perdagangan Selasa (26/10), dibuka pada level 6.640,05 dari penutupan kemarin di level...
Youtube/KBRI Jeddah

Dari Ajang TEI-DE 2021, Arab Saudi Borong Produk Makanan USD 53,1 Juta

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 10:23 WIB
Dari ajang Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE) 2021, Arab Saudi memborong produk makanan sebesar USD 53,1...
Antara

Pasokan Ketat, Harga Minyak Dunia Capai Tertinggi Multitahun

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 08:15 WIB
HARGA minyak dunia mencapai level tertinggi multitahun, pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (26/10) sebelum menjadi stabil,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya