Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI global Covid-19 membuat banyak industri terpengaruh. Kondisi internal perusahaan yang tidak stabil akibat berkurangnya demand membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi, salah satunya adalah dengan pengurangan karyawan.
Data dari Bappenas 2020 memperkirakan angka pengangguran terbuka naik 4-5,5 juta orang. Pemerintah telah berupaya mempersiapkan SDM yang terampil dan bersaing, salah satunya dengan Kartu Prakerja.
Tidak hanya mengandalkan pemerintah, di masa pandemi sektor industri juga ditantang untuk adaptif dan inovatif dalam mengelola talenta di internal perusahaan.
Perusahaan penyedia layanan web-hosting Niagahoster menilai, masa pandemi menjadi waktu yang baik untuk industri berbenah, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja hingga pengelolaannya.
“Pandemi ini menyadarkan kita bahwa peran industri bukan hanya untuk menyerap tenaga kerja, tetapi juga mengembangkan dan mengelola karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut.” kata Ayunda Zikrina, Head of Brand & Reputation Management Niagahoster dalam diskusi virtual, Kamis (27/8).
Di sisi lain, transformasi besar juga dialami dari kebijakan work from home atau bekerja di rumah yang diberlakukan beberapa perusahaan. Data Maret 2020 dari Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat ada lebih dari 1 juta pekerja melakukan work from home selama pandemi.
Baca juga : Konsep Bisnis Berkelanjutan Pascapandemi Perlu Jadi Perhatian
“Kami menerapkan 100% online hiring, on-boarding, dan working. Ini berlaku untuk semua calon karyawan dan karyawan yang bekerja saat ini.” ungkap Rheinjani Dora, Head of People and Office Operation Niagahoster.
Dora mengaku, remote working atau WFH juga memiliki kelebihan dan tantangannya sendiri. Data dari International Labour Organization tahun 2017 yang dikutip Weforum mengatakan 41% pekerja remote dilaporkan memiliki level stres yang tinggi dibandingkan dengan pekerja kantoran yaitu 25%.
Membuat rumah menjadi tempat kerja yang nyaman dan produktif juga merupakan tantangan bagi para karyawan dan perusahaan. Niagahoster sendiri telah menerapkan 100% remote working, dan dan 48% karyawannya berada di luar Yogyakarta.
“Empati, adaptasi, dan over komunikasi adalah kunci utama pengelolaan karyawan di masa pandemi hingga new normal. Para stakeholders perusahaan harus memahami karyawan dari sisi personal, tidak hanya professional.” ujar. Rheinjani Dora.
Dora mengakui, produktivitas dan kesehatan emosional karyawan merupakan dua hal yang menjadi fokus utama perusahaan dalam pelaksanaan work from home. Dora merekomendasikan upaya aktif seperti penyediaan layanan psikolog, aktivitas bincang santai virtual, karaoke online, dan lainnya untuk menghilangkan kejenuhan bekerja di rumah. (RO/OL-7)
The Washington Post mengumumkan PHK massal terhadap 33% karyawannya. Langkah ini memicu kritik tajam, termasuk dari mantan pemimpin redaksi Marty Baron.
Rencana penambahan layer baru cukai rokok berpotensi menggulung tikar industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),
13 petugas damkar itu juga belum menerima gaji mereka pada Desember 2025
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal mengungkapkan lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2025 banyak terjadi pada industri padat karya.
Kebijakan yang terlalu ketat, tumpang tindih, atau tidak proporsional dinilai menjadi pemicu meningkatnya risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya,
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang imbauan pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta kebijakan work from home (WFH) hingga 1 Februari 2026.
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir dinilai turut memengaruhi mobilitas masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan ASN di DKI Jakarta menerapkan work from home akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI dan sekitarnya.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencabut kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Ia memastikan seluruh ASN kembali berkantor mulai hari ini (3/9)
Meskipun banyak yang berharap Work From Home (WFH) bisa mengatasi burnout, kenyataannya WFH tidak selalu menjadi solusi efektif bagi kesehatan mental pekerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved